Advertorial

Manfaatkan DBHCHT, DKPP Blitar Genjot Produktivitas Petani Tembakau Lewat Program Strategis

5
×

Manfaatkan DBHCHT, DKPP Blitar Genjot Produktivitas Petani Tembakau Lewat Program Strategis

Sebarkan artikel ini
DKPP
Setiyono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar

BERITABANGSA.ID, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani tembakau.

Melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025, DKPP menyiapkan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas produksi dan kemandirian petani.

Fokus utama program tahun ini meliputi penyediaan benih tembakau unggul serta pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) bagi para petani di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

Kedua program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani, mutu hasil pertanian, sekaligus memperkuat daya saing tembakau lokal di pasar nasional.

Setiyono selaku Kepala DKPP Kabupaten Blitar, menjelaskan benih unggul memiliki peran penting dalam mendongkrak hasil panen dan menjaga kualitas tembakau.

“Melalui dukungan DBHCHT, pemerintah daerah berupaya memastikan ketersediaan bibit berkualitas sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan benih pada setiap musim tanam,” ujarnya, Senin, 10/11/2025)

Tak hanya itu, Setiyono juga menegaskan bahwa pihaknya memastikan kebermanfaatan DBHCHT berdampak nyata bagi petani tembakau.

“Kami ingin memastikan anggaran DBHCHT benar-benar memberikan manfaat langsung bagi petani. Tahun ini kami fokus pada penyediaan benih tembakau unggul dan pendampingan teknis agar petani semakin mandiri,” ujarnya.

Dilanjutkan oleh Setiyono, bahwa selain bantuan benih, DKPP juga secara intensif melaksanakan kegiatan bimbingan teknis budidaya tembakau.

“Kegiatan ini mencakup seluruh tahapan penting, mulai dari proses persemaian, perawatan tanaman, hingga penanganan pasca panen,” ujarnya.

Menurut Setiyono, dengan adanya Bimtek itu petani akan mampu memproduksi benih secara mandiri sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengolahan hasil panen yang sesuai dengan jenis tembakau yang dibudidayakan.

“Pendampingan ini penting agar petani bisa menerapkan cara budidaya tembakau yang baik dan benar. Harapannya, hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut naik,” tambahnya.

Selain itu, Setiyono juga menejelaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas saja.

“Program strategis DKPP tidak hanya itu saja, tapu juga berupaya meningkatkan nilai jual tembakau lokal Blitar melalui program sertifikasi produk. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi tembakau Blitar di tingkat nasional,” ujarnya.

Sebagai penutup, Setiyono menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan DKPP melalui dukungan DBHCHT memiliki orientasi utama pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha tani, sektor tembakau di Kabupaten Blitar diharapkan terus tumbuh dan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60