BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Warga RT 29, kawasan Mangga III, selama tiga hari ini mengeluhkan macetnya distribusi air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Buana karena diduga dampak proyek pemasangan U-Ditch.
Salah satu pengurus RT 29, Wahyu Widoso, membenarkan gangguan ini diduga terkait dampak proyek pembangunan saluran air (U-Ditch/drainase) dan trotoar di wilayah Kota Bojonegoro. Mirisnya matinya pasokan air PDAM tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
Dia menyebut tim perbaikan dari PDAM sudah berada di lapangan, namun kerusakan pipa masih terus berulang karena area yang dikerjakan kembali terdampak oleh aktivitas proyek.
“Tim selalu onsite untuk perbaikan. Hari ini dikerjakan, tapi setelah selesai, area lain kena dampak lagi. Semua tim di kota sudah kita alokasikan untuk perbaikan,” jelasnya.
Wahyu Widoso juga memperkirakan, selama proyek U-Ditch belum rampung, gangguan air bersih kemungkinan masih akan terjadi. Kondisi tanpa air bersih membuat warga mencari cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk sementara ini warga sekitar mengungsi mandi di fasilitas umum yaitu di kamar mandi Masjid Darussalam. Ketiadaan air bersih dirasa sangat memberatkan, apalagi kebutuhan mandi, memasak, cuci, dan sanitasi tak bisa ditunda
“Untuk sementara ini kebutuhan kami menumpang mandi di Masjid Darussalam, Pak,” ungkap salah satu warga.
Warga berharap Perumda AM Tirta Buana dan kontraktor proyek U-Ditch meningkatkan koordinasi agar kerusakan pipa tidak terus berulang.
Saat dikonfirmasi awak media ini pihak Perumda AM Tirta Buana, Kasub Transdist (transmisi dan distribusi) ,Yasin membenarkan terkait dampak proyek trotoar di 9 ruas jalan kota, terhadap pelayanan air di wilayah Bojonegoro, Jumat (7/11/2025).
Yasin juga menambahkan sudah mengerahkan semua tenaga transdist untuk menangani pipa yang bocor terkena Exa dan telah bekerja dari pagi hari hingga pukul 21.00 WIB malam.
“Selanjutnya melakukan dropen air tangki ke pelanggan yanh terdampak di wilayah kota,” lanjut Yasin.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















