BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berencana membagi kelas di Sekolah Rakyat sesuai minat dan bakat siswa. Kebijakan ini bakal mulai diterapkan tahun depan, saat para siswa naik ke kelas 2.
Rencana tersebut disampaikan Gus Ipul saat meninjau Sekolah Rakyat di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Sabtu (11/10/2025) sore. Dalam kunjungannya, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu sempat berdialog dengan sekitar 100 siswa jenjang SMP dan SMA yang belajar di sekolah tersebut.
“Saya senang sejak sekolah rakyat terintegrasi 8 Jombang ini beroperasi, prosesnya sudah berjalan dengan baik dan terukur. Anak-anak mulai terlihat mengalami perubahan,” ujar Gus Ipul kepada wartawan.
Ia memastikan, sistem belajar di Sekolah Rakyat akan terus dikembangkan agar siswa semakin nyaman dan bisa berkembang sesuai potensinya. Salah satu langkahnya adalah melakukan tes minat dan bakat dengan menggandeng pakar pendidikan Ary Ginanjar.
Tes tersebut akan menggunakan teknologi DNA Talent untuk memetakan kemampuan dan kecenderungan siswa. Dari hasil itu, mereka akan diarahkan ke jalur yang sesuai, baik kuliah, dunia kerja, maupun profesi tertentu.
“Yang mau kuliah akan terus dikawal sampai ke perguruan tinggi. Kalau mereka ingin bekerja atau berprofesi di bidang tertentu juga akan kita dampingi,” jelas Gus Ipul.
Nantinya, pembagian kelas berdasarkan minat dan bakat ini akan mulai dilakukan pada tahun ajaran berikutnya.
“Mulai kita pilah di kelas 2, setelah itu pembelajarannya akan menyesuaikan minat bakat masing-masing,” pungkasnya.


















