BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di bidang sains dan teknologi. Dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 yang berlangsung di Universitas Airlangga (Unair) pada 8–11 Juni 2026, kontingen ITS berhasil menembus empat besar nasional sekaligus mencatatkan capaian terbaik sepanjang sejarah partisipasinya dalam kompetisi tersebut.
Prestasi itu diraih melalui perolehan dua medali emas, satu medali perak, dua medali perunggu, dan dua penghargaan honorable mention. Hasil tersebut menjadi bukti kuat kapasitas akademik mahasiswa ITS dalam bersaing di tingkat nasional pada bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.
Kepala Seksi Pengembangan Talenta Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS, Daniar Fahmi, menilai capaian tersebut sebagai tonggak penting dalam perjalanan pembinaan talenta akademik di lingkungan kampus.
“Perolehan dua medali emas, satu medali perak, dua medali perunggu, serta dua honorable mention merupakan hal yang patut dibanggakan dan layak diberi apresiasi,” ujarnya.
Menurut Daniar, keberhasilan tersebut mencerminkan kualitas sumber daya mahasiswa ITS yang mampu menunjukkan daya saing tinggi di tengah kompetisi nasional yang semakin ketat.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Dosen Departemen Teknik Elektro ITS itu menjelaskan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan sistem pengembangan talenta yang selama ini dijalankan kampus.
“Prestasi ini tidak terlepas dari kegigihan mahasiswa selama proses pembinaan serta dedikasi luar biasa dari para dosen pembimbing,” katanya.
Ia memaparkan, tahapan menuju ONMIPA-PT nasional diawali melalui Olimpiade Sains ITS (OSITS) yang rutin diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan ITS. Melalui kompetisi internal tersebut, mahasiswa terbaik dari berbagai bidang sains diseleksi untuk mengikuti pembinaan intensif sebelum melaju ke tingkat wilayah hingga nasional.
Hasil pembinaan tersebut terlihat dari keberhasilan ITS mengirimkan 13 mahasiswa ke babak final ONMIPA-PT 2026.
Jumlah tersebut menjadi salah satu representasi kekuatan akademik ITS dalam mencetak talenta-talenta unggul di bidang ilmu pengetahuan dasar.
Dari sejumlah mahasiswa yang tampil di babak final, nama Andhika Fathurrohman menjadi salah satu sorotan.
Mahasiswa Departemen Teknik Kimia angkatan 2022 itu berhasil meraih medali emas bidang Kimia sekaligus menyandang predikat Absolute Winner, penghargaan tertinggi yang diberikan kepada peserta dengan capaian terbaik pada bidangnya.
Bagi Andhika, pencapaian tersebut memiliki makna tersendiri. Setelah mengikuti ONMIPA secara konsisten sejak 2023, ia akhirnya menutup partisipasinya dengan hasil paling membanggakan.
“Setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya saya dapat menutup partisipasi terakhir saya dengan hasil terbaik sebagai Absolute Winner, peraih medali emas bidang Kimia,” ungkapnya.
Mahasiswa semester delapan itu mengungkapkan bahwa persiapan menuju kompetisi dilakukan jauh sebelum seleksi nasional berlangsung.
Selama dua bulan menjelang seleksi tingkat institut, ia membagi fokus belajar ke dalam empat subbidang utama kimia dan secara rutin mengerjakan soal-soal ONMIPA tahun-tahun sebelumnya untuk memperkuat kemampuan analisis serta pemahaman konsep.
Di tengah persiapan kompetisi, Andhika juga harus menyelesaikan penelitian tugas akhirnya. Tantangan membagi waktu menjadi salah satu ujian terbesar yang dihadapinya selama proses persiapan.
Menurutnya, keberhasilan dalam ONMIPA tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghafal teori. Peserta dituntut memahami konsep secara mendalam serta mampu mengintegrasikan berbagai cabang ilmu untuk menyelesaikan persoalan yang kompleks.
“Dalam kompetisi seperti ONMIPA, kemampuan menghafal saja tidak cukup karena peserta dituntut memahami konsep secara mendalam dan mampu menghubungkan berbagai materi,” jelasnya.
Capaian ITS pada ONMIPA-PT 2026 sekaligus memperlihatkan efektivitas ekosistem pembinaan prestasi yang dibangun kampus dalam mendorong lahirnya generasi muda berdaya saing tinggi.
Keberhasilan tersebut juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keempat tentang Pendidikan Berkualitas dan poin kesembilan mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas sains serta pengembangan talenta akademik mahasiswa Indonesia.


















