Terkini

Vincent Prijadi, Pelukis Autis yang Hadirkan Kereta Api di Kanvas

35
×

Vincent Prijadi, Pelukis Autis yang Hadirkan Kereta Api di Kanvas

Sebarkan artikel ini
Vincent

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Peringatan 80 tahun Kereta Api Indonesia (KAI) tak hanya menjadi milik dunia transportasi, tetapi juga menyentuh ranah kebudayaan.

Hal itu tampak dalam pameran seni rupa bertajuk “Lintasan Imaji: 80 Tahun Kereta Api Mengabdi” yang digelar di Gedung Merah Putih Balai Pemuda Surabaya, Rabu (24/9).

Sebanyak 32 pelukis dan seniman rupa Jawa Timur ikut ambil bagian dalam perhelatan ini. Mereka menafsirkan perjalanan panjang kereta api melalui medium dan gaya beragam, menghasilkan karya yang tidak sekadar menampilkan moda transportasi, tetapi juga menghadirkan memori kolektif masyarakat.

Seni rupa pun tampil sebagai jembatan antara sejarah perkeretaapian dan ekspresi budaya kontemporer.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Vincent Prijadi Purwono, pelukis autis asal Surabaya.

Sejak kecil, ia menaruh kecintaan besar pada kereta api hingga menjadikannya obyek utama dalam lukisan. Dengan penuh semangat, Vincent mengaku bangga bisa ikut serta dalam pameran ini bersama para pelukis Jawa Timur lainnya.

“Saya suka melukis kereta api sejak kecil. Rasanya senang dan bangga bisa pameran lukisan kereta api bersama teman-teman,” ujarnya yang kala itu didampingi guru lukisnya, Toni.

Vincent berharap karyanya dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai transportasi massal ini.

Manager Angkutan Penumpang PT KAI Daop 8 Surabaya, Sigit Iraqanta, menegaskan bahwa inisiatif seni rupa ini merupakan bentuk apresiasi KAI terhadap komunitas lokal.

“Kami ingin masyarakat melihat kereta api tidak hanya sebagai moda transportasi, tapi juga inspirasi seni dan budaya,” tuturnya.

Sementara itu, kurator pameran, Hari Prayitno, menjelaskan bahwa tema “Lintasan Imaji” dipilih untuk merefleksikan perjalanan panjang KAI melalui karya seni.

Ia menambahkan bahwa pameran ini menjadi kolaborasi perdana dengan BUMN setelah sebelumnya digelar secara swadaya.

“Harapannya kerja sama semacam ini terus berlanjut, bukan hanya dengan KAI, tetapi juga BUMN lainnya,” ucapnya.

Pameran “Lintasan Imaji” terbuka untuk umum dan menyasar mahasiswa, pelajar, serta masyarakat luas.

Hadirnya 32 karya seniman Jawa Timur di ruang publik menandai pertemuan unik antara sejarah panjang perkeretaapian Indonesia dengan ekspresi seni rupa kontemporer, sekaligus menunjukkan bahwa kebudayaan dan transportasi dapat saling bersinergi menghadirkan perayaan inklusif dan penuh makna.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60