Pendidikan

Menparekraf Apresiasi Inovasi Mobile Water and Incinerator Karya Unusa

24
×

Menparekraf Apresiasi Inovasi Mobile Water and Incinerator Karya Unusa

Sebarkan artikel ini
Unusa

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, pada Senin sore.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Teuku Riefky meninjau langsung beragam produk inovasi hasil karya civitas akademika Unusa.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus adalah Mobile Water and Incinerator, sebuah teknologi portabel yang dirancang untuk mengolah limbah sekaligus menyediakan akses air bersih.

Inovasi ini dinilai sangat potensial untuk diterapkan di wilayah terpencil atau terdampak bencana.

Menteri Teuku menyampaikan kekagumannya terhadap capaian Unusa dalam menghasilkan solusi berbasis teknologi yang aplikatif dan berdampak langsung pada masyarakat.

Saya sangat kagum dengan inovasi-inovasi yang telah dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen Unusa.

Mobile Water and Incinerator merupakan salah satu contoh nyata bagaimana dunia pendidikan mampu menghasilkan solusi inovatif yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Saya berharap inovasi ini dapat menjadi bagian dari kerja sama, terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis teknologi,” ujarnya.

Mobile Water and Incinerator merupakan bagian dari Mobile Unusa, kendaraan multifungsi yang dilengkapi dengan berbagai teknologi hasil pengembangan civitas akademika Unusa.

Proyek ini mendapat dukungan dari PT Pelindo Peti Kemas dan sebelumnya juga telah diperkenalkan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy.

Keberadaan teknologi ini terus mendapat perhatian dari pemerintah pusat karena kontribusinya dalam pengolahan sampah dan penyediaan air layak konsumsi.

Seluruh suku cadang yang digunakan dalam pengembangan teknologi tersebut diproduksi di dalam negeri, menjadikannya sebagai solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga ekonomis dan mandiri secara teknologi.

Dalam forum kunjungan ini, Teuku Riefky juga memaparkan tentang 17 subsektor ekonomi kreatif, klaster program strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, serta rantai nilai yang terlibat di dalamnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui pendekatan hexahelix, yang menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu aktor strategis dalam proses tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, turut hadir dalam kunjungan ini untuk menindaklanjuti potensi kolaborasi secara langsung.

Kehadiran Cecep menjadi sinyal kuat atas keseriusan pemerintah dalam membangun jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi.

Rektor Unusa menyambut baik kunjungan ini dan menilainya sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi menjadi pusat inovasi.

Unusa berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif melahirkan inovasi dan solusi nyata bagi tantangan masyarakat.

“Kunjungan ini memotivasi kami untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, demi kemajuan bangsa,” ujar Rektor.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60