BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Menyusul gangguan perjalanan akibat insiden rintang jalan pada KA Argo Bromo Anggrek, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya membuka layanan pembatalan tiket secara daring melalui Contact Center 121.
Layanan ini dapat diakses baik melalui sambungan telepon ke nomor 021-121 maupun melalui fitur VoIP yang tersedia di aplikasi Access by KAI.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap kebutuhan pelanggan untuk tetap dapat mengakses layanan pembatalan tanpa harus datang langsung ke loket stasiun.
Melalui kanal ini, pelanggan yang terdampak dapat mengajukan pembatalan tiket serta pengembalian bea secara lebih praktis dan efisien.
Layanan ini ditujukan bagi pelanggan yang memiliki tiket keberangkatan pada tanggal satu, dua, dan tiga Agustus dua ribu dua puluh lima.
Prosesnya dibuat sederhana, di mana pelanggan cukup menghubungi Contact Center 121, kemudian petugas akan melakukan verifikasi data dan memproses pembatalan tiket.
Dana pengembalian akan ditransfer langsung ke rekening pelanggan.
Kebijakan pengembalian bea sepenuhnya atau seratus persen ini berlaku bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan keberangkatan lebih dari satu jam, menolak perubahan rute atau moda pengganti yang ditawarkan, serta bagi mereka yang tidak dapat melanjutkan perjalanan ke stasiun tujuan.
Pengajuan refund dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu secara tunai di loket stasiun online atau melalui transfer bank jika dilakukan via Contact Center.
Waktu maksimal untuk mengajukan pembatalan adalah tujuh kali dua puluh empat jam setelah tanggal keberangkatan.
Untuk mengajukan refund melalui Contact Center, pelanggan diminta untuk menyiapkan beberapa data seperti kode booking, nama penumpang, nomor induk kependudukan, nomor rekening, nomor telepon aktif, serta alamat surat elektronik.
Verifikasi dilakukan oleh petugas sebagai bentuk pengamanan dan ketertelusuran proses pengembalian dana.
Berdasarkan data sementara hingga Selasa, lima Agustus dua ribu dua puluh lima pukul sepuluh pagi, tercatat sebanyak tiga ribu delapan ratus tiga puluh dua penumpang telah melakukan pembatalan tiket di wilayah operasional Daop 8 Surabaya.
PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan perjalanan ini.
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan solusi yang cepat dan responsif demi menjaga kepercayaan pelanggan.
Menurut Luqman Arif, insiden ini memang memberikan dampak yang signifikan terhadap rencana perjalanan para pengguna jasa.
Namun, melalui sistem pembatalan daring ini, KAI berharap dapat membantu meringankan beban pelanggan sekaligus memberikan kepastian layanan di tengah situasi yang tidak terduga.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















