Melalui pendekatan yang komunikatif, festival ini bertujuan mengikis anggapan bahwa ruam popok adalah masalah sepele.
Justru, kondisi ini dapat menjadi pemicu infeksi kulit yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Jennifer Pratama, Brand Manager Baby Happy, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendampingi keluarga Indonesia.
Ia menyatakan bahwa perlindungan kulit bayi merupakan fondasi penting bagi masa depan anak.
“Kami percaya bahwa kulit yang sehat dan terbebas dari ruam adalah awal dari tumbuh kembang optimal. Festival ini menjadi media edukasi yang kami siapkan agar orang tua memahami peran penting popok berkualitas dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan si kecil,” ujar Jennifer.
Dukungan ilmiah turut diberikan oleh Ivan Riyanto Widjaja, Dokter Spesialis Anak, yang memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pengaruh kesehatan kulit bayi terhadap aspek tumbuh kembang.
Ia menyampaikan bahwa ketidaknyamanan akibat ruam dapat mengganggu stimulasi dini dan bahkan menjadi pertanda awal keterlambatan perkembangan anak.
“Menjaga kulit bayi tetap sehat bukan sekadar urusan kenyamanan, tetapi merupakan perlindungan dasar. Jika dibiarkan, gangguan ringan seperti ruam bisa berdampak terhadap proses belajar dan perkembangan motorik serta emosional anak,” jelas Ivan.
Festival ini juga diramaikan dengan berbagai aktivitas interaktif dan edukatif seperti Baby Fun’athlon, lomba menghias stroller, hingga aksi ganti popok massal yang melibatkan lebih dari seratus bayi.
Selain jadi hiburan keluarga, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran praktis bagi orang tua tentang perawatan kulit bayi yang tepat. Dengan sinergi antara edukasi, partisipasi aktif, dan dukungan profesional, Baby Happy memperkuat peran dalam mendampingi para orang tua menjaga kesehatan anak.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















