Terkini

Dinkes P2KB Lumajang Mutakhirkan Data Keluarga, Dongkrak Yankes dan Cegah Stunting

21
×

Dinkes P2KB Lumajang Mutakhirkan Data Keluarga, Dongkrak Yankes dan Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
Dinkes P2KB
Kegiatan workshop pemutakhiran data keluarga

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang resmi melakukan pemutakhiran data keluarga 2025.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, drg. Rina Dwi Astuti, dalam Workshop manager pemutakhiran pendataan keluarga 2025 di Aula Labkesda Dinkes P2KB, Jumat (11/7/2025).

“Tujuan utama pemutakhiran data keluarga ini adalah untuk memperbarui informasi kondisi keluarga agar selalu akurat, terkini, dan lengkap. Data ini menjadi dasar penting dalam menyusun program kesehatan, kependudukan, dan keluarga berencana di Lumajang,” ungkap Rina.

Menurut Rina, pendataan keluarga bukan sekadar formalitas. Data itu memiliki fungsi vital, yaitu mendukung perencanaan program kesehatan ibu dan anak, gizi masyarakat, dan pencegahan stunting.

“Memantau perkembangan keluarga, termasuk perubahan jumlah anggota keluarga, kondisi kesehatan, hingga kebutuhan khusus dan mengidentifikasi keluarga miskin agar intervensi bantuan tepat sasaran,” paparnya.

Selain itu, data yang dikumpulkan akan digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program dan melakukan perbaikan kebijakan bila diperlukan.

“Contohnya untuk pencegahan stunting, data yang akurat tentang keluarga berisiko sangat membantu kami melakukan intervensi dini agar anak-anak Lumajang tumbuh sehat dan cerdas,” jelasnya.

Kegiatan pemutakhiran data ini dilakukan secara door to door dengan mendatangi rumah warga. Petugas yang terdiri dari 246 kader pendata akan melakukan wawancara dan observasi langsung.

Data yang dikumpulkan meliputi, data kependudukan setiap anggota keluarga. Lalu karakteristik pasangan usia subur (PUS) dan kesertaan KB, karakteristik dan kualitas pembangunan keluarga.

Kemudian informasi kondisi perumahan dan kepemilikan aset. Data geospasial rumah tangga dan faktor risiko keluarga yang memiliki anak usia 2–17 tahun, khususnya risiko stunting.

“Semua data akan diverifikasi dan divalidasi sebelum dimasukkan dalam sistem informasi. Proses ini memastikan data yang kami miliki benar-benar akurat,” tegas Rina.

Pemutakhiran data keluarga di 2025 ini dilaksanakan serentak di 15 kecamatan, 90 desa, dengan total target 38.071 kepala keluarga (KK).

Kegiatan dimulai pada 22 Juli hingga 21 Agustus 2025, dengan dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri melalui surat resmi.

Ria menambahkan, data yang terkumpul nantinya bukan hanya berguna bagi Dinkes, tapi juga berbagai pihak yang berkepentingan dalam pembangunan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan pemutakhiran data keluarga secara rutin, kita semua berharap Lumajang akan lebih siap dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat, termasuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup keluarga,” tutupnya.

Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam mendukung petugas pendata saat berkunjung ke rumah.

Masyarakat diimbau memberi informasi yang benar dan lengkap agar manfaat program-program pemerintah bisa dirasakan secara maksimal.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60