Menanggapi pernyataan di atas, Rektor Unej Prof Dr Iwan Taruna, yang didampingi Prof Doktor Sri Hernawati, Warek II, Fendy Setiawan Warek III, Bambang Kuswandi Warek IV, menyambut baik harapan Bupati Madiun tersebut.
“Tinggal kita menunggu, bagaimana selanjutnya, penentuan lahan atau lokasinya. Jika semua bisa difasilitasi Pemkab Madiun, Unej akan mengupayakan merealisasikan dengan segera,” tegasnya.
Dalam MoU yang baru saja ditandatangani dengan Pemkab Madiun, saat ini masih terkait kerjasama pembinaan, dan pendampingan petani milenial. Bagaimana juga terkait usulan membangkitkan lagi pertanian tembakau karena Madiun pernah jadi sentra tembakau.
“Jalinan kerjasama strategis ini menjadi komitmen meningkatkan kualitas SDM, penelitian dan pengabdiaan masyarakat, ke depan,” tegasnya.
“Maka dari itu, kerjasama kita harap tidak berhenti di sini saja. Kerjasamanya harus dibangun terus. Bagaimana ke depan kampus Unej bisa berdiri di Madiun,” tambahnya.
Dia meyakini, dengan modal ranking Unej 10 besar se Indonesia, kebesaran alumni, komitmen PP KAUJE, dan seluruh anggota dan pengurus meski amanah tak ringan semua harapan bisa tercapai.
“Dengan usia di 60 tahun ini, alumni telah mewarnai reputasi Unej sedemikian luar biasa. Bayangkan saja ada Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Kepala PPATK, Dewas BPJS, Bupati Madiun, Lembaga Pers dan sebagaianya,” ujar Iwan Taruna.
Untuk itu Unej akan menyuplai kekuatan dengan sinergi mewujudkan asta cita Presiden, akan menjadi PTN yang tidaj hanya mengedepankan prestasi akademik saja, namun juga kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa Indonesia.
“Insya Allah Unej dengan MoU ini, bersama LP2M mahasiswa bisa KKN di Madiun. Bahkan bersama alumni saya yakin visi besar memberi manfaat ke masyarakat baik inovasi, penelitan dan pengabdian masyarakat bisa dicapai,” pungkasnya.
Sekadar diketahui acara ini dihadiri seluruh kepala OPD Pemkab Madiun, Rektor Unej, Dewas BPJS Agung Nugroho, Lilik Indarto, DPRD Madiun termuda 1999-2004, Direktur LKBN Antara Munir, DPR RI Charles Meikiansyah, dan alumni Unej yang jadi kepala OPD di sejumlah Pemda di Jatim.
Tahun ini, Unej akan menerima mahasiswa baru meningkat dari 8000 menjadi 10.000 mahasiswa. Dan PP KAUJE akan menjadi lembaga ke -22 yang memberi beasiswa selain KIP-KA,BUMN, hingga perusahaan lain di Indonesia.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















