Terkini

Klinik Bagas Waras Yankestrad RSUD dr Sayidiman Magetan Resmi Dibuka

80
×

Klinik Bagas Waras Yankestrad RSUD dr Sayidiman Magetan Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
Yankestrad
Direktur RSUD Sayidiman Magetan Rohmat Santoso bersama Pj Bupati Hergunadi saat memotong Pita dan potong tumpeng

BERITABANGSA.ID, MAGETAN – RSUD dr Sayidiman Magetan resmi membuka klinik pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) Bagas Waras, Rabu, (22/5/2024).

Klinik ini adalah pengembangan dari klinik komplementer yang sudah ada sejak 2013.

Peresmian atau grand opening ini ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Pj Bupati Magetan.

Turut hadir direktur RS sekitar, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala
Puskesmas se Magetan.

Direktur RSUD dr Sayidiman Rohmat Santoso, menerangkan, klinik ini bekerjasama dengan unit pelaksana fungsional (UPF) Yankestrad Tawangmangu, bagian dari RSUP dr Sardjito Yogyakarta, program sister hospital bidang Yankestrad.

Program ini kerjasama dengan UPF Yankestrad Tawangmangu di bawah koordinasi RSUP dr Sardjito Jogjakarta.

Klinik Bagas Waras ini akan dijadikan sebagai pilot project pengembangan pelayanan kesehatan tradisional yang dikemas dalam bentuk sister hospital RSUP dr Sarjito Yogjakarta.

Klinik Bagas Waras juga akan memberikan nuansa baru dalam memberikan pelayanan kepada pasien di RSUD dr Sayidiman Magetan dengan menggunakan modalitas terapi akupuntur, laserpuntur dan bekam.

Selain itu, juga diperkuat dengan terapi herbal tersaintifikasi yang telah dilakukan uji klinik oleh dokter-dokter peneliti di UPF Yankestrad Tawangmangu.

“Sehingga herbal yang dipakai telah diteliti dari segi kemanfaatannya, efek samping, keamanan dan efektivitasnya dalam membantu proses penyembuhan penyakit pasien,” ujarnya.

Klinik Bagas Waras telah melayani 6 pasien, di awal buka. Ke depan Klinik Bagas Waras juga bisa ikut serta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Magetan dan sekitarnya.

Menurut Rohmat, terkait tenaga medis, Klinik Bagas Waras diperkuat oleh 2 orang dokter umum dan 2 orang apoteker yang telah mengikuti pelatihan dokter saintifikasi jamu, 1 orang perawat yang telah mengikuti pelatihan akupuntur.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *