Publik Service

Cerita Rahmat Bekerja di Rusia Tak Digaji, Hingga Berhasil Dipulangkan ke Jember

296
×

Cerita Rahmat Bekerja di Rusia Tak Digaji, Hingga Berhasil Dipulangkan ke Jember

Sebarkan artikel ini
Migran Rahmat
Ketiga dari kiri, Rahmat Kurniawan Abadi, pekerja migran diundang ke Kantor Kecamatan Wuluhan pada 28 September 2023 untuk bertemu dengan jajaran pemerintah desa dan kecamatan Wuluhan serta para aktivis SBMI Jember.

BERITABANGSA.ID – JEMBER – Rahmat Kurniawan Abadi tersenyum sumringah, ia sudah sampai rumahnya di Dusun Kepel RT 001 RW 014 Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember pada Rabu malam, 27 September 2023.

Rahmat merupakan pekerja migran yang tak digaji di Rusia. Dia bercerita panjang tentang pengalaman pahitnya bekerja di Rusia.

Scroll untuk melihat berita

Kepada beritabangsa.id, ia menceritakan awal mula ditawari pekerjaan sebagai tukang kebun oleh seorang wanita bernama Vera asal Banyuwangi Jawa Timur.

Karena telah menganggur lama, di Indonesia, Rahmat pun mengiyakan tawaran kerja tersebut dan mulai bersiap berangkat ke Rusia. Dengan perjanjian potong gaji, ia tak perlu membiayai secara mandiri keberangkatannya ke Rusia.

Ia mengaku mendapatkan surat undangan kerja dari seorang warga negara Rusia dan undangan dari Kedutaan Rusia, yang kemudian meyakinkan dirinya bahwa benar memang ada tawaran pekerjaan tersebut untuknya.

“Saya tiba di Rusia itu pada 25 Oktober 2022. Saat di Bandara, saya menyodorkan surat undangan kerja itu kepada warga Rusia yang sedang menunggu pesawat, karena surat itu berbahasa rusia dan saya tidak mengerti, setelah dibaca oleh warga Rusia tersebut, dia mengatakan dalam bahasa Inggris ke Rahmat bahwa surat tersebut kok berasal dari Saint Petersburg, tapi saya sendiri akan dipekerjakan di Krimea, di sini hati kecil saya curiga namun saya tidak mengikuti hati kecil saya saat itu,” ujarnya bercerita.

Saat wartawan menanyakan apakah surat itu asli atau tidak? Rahmat menjawab tidak yakin apakah itu asli atau tidak, karena semuanya berbahasa rusia dan tidak tahu kriteria surat menyurat di negara Rusia yang asli seperti apa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *