Pendidikan

Prodi Dokter Spesialis di Unej Bakal Jadi Pemantik Minat Warga untuk Kuliah di Jember

601
×

Prodi Dokter Spesialis di Unej Bakal Jadi Pemantik Minat Warga untuk Kuliah di Jember

Sebarkan artikel ini
unej
Bupati Jember Hendy Siswanto, bersama Wakil Rektor III Unej Bambang Kusnadi, menunjukkan nota kesepakatan kerja sama yang telah ditandatangani

BERITABANGSA.ID – JEMBER – Universitas Jember (Unej) meningkatkan kapasitasnya dengan manambah satu Program Studi (Prodi), yakni Dokter Spesialis.

Prodi baru tersebut digadang-gadang dapat meningkatkan kualitas kedokteran di wilayah setempat.

Scroll untuk melihat berita

Selain itu juga bisa memantik minat masyarakat baik warga Jember sendiri maupun luar daerah, untuk melanjutkan pendidikannya di Kota Tembakau ini.

Oleh sebab itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, sangat bangga sekaligus mendukung penuh terhadap berdirinya Prodi baru tersebut.

“Pemkab sumber mensupport itu. Karena itu merupakan bagian bahwa fakultas di Jember tidak bisa dipandang sebelah mata,” ucapnya seusai menandatangani nota kesepakatan kerja sama antara Pemkab Jember dan Unej pada Rabu, 22 Februari 2023, di Pendapa Wahyawibawagraha.

Dengan adanya Prodi Dokter Spesialis ini, Hendy berharap kualitas dokter yang ada di Jember bisa di upgrade sehingga naik level.

“Fakultas Kedokteran Unej Jember juga bekerja sama dengan RSD dr Soebandi. Tentunya dengan RS yang lain juga akan menyusul nanti. Kami akan mensupport dan membackup itu,” tutur Hendy.

Di sisi lain, Wakil Rektor III Unej, Bambang Kuswandi menambahkan, Prodi Spesialis yang dibuka kali pertama ini adalah Spesialis Bedah.

Jika Prodi Spesialis Bedah berjalan baik, maka Unej akan mengembangkan Prodinya, yakni membuka Prodi Spesialis Anestesi.

Dan jika kedua Prodi itu terus berjalan dengan baik, maka Unej akan mengembangkannya ke Prodi Spesialis Anak dan Spesialis Penyakit Dalam.

“Kita akan berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat Jember seoptimal mungkin. Tapi tentu karena ini terkait dengan banyak regulasi di bidang kedokteran, kita tetap harus mengikuti rugilasi itu. Mana yang sudah memenuhi syarat lebih dulu, kita akan jalankan,” pungkas Bambang Kuswandi.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *