Kapolresta Tuban mengapresiasi kehadiran dan kepedulian dari mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Tuban.
“Forum dialog ini menjadi ruang untuk bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, serta memperkuat sinergi antara Polri dan mahasiswa,” ujar Kapolresta Tuban
Terkait aspirasi mengenai dugaan aktivitas pertambangan ilegal, balap liar, perundungan, dan pelecehan seksual, Kapolresta menyampaikan bahwa kepolisian terus berupaya menjaga situasi kamtibmas melalui patroli pada jam-jam rawan, edukasi hukum, serta penegakan hukum secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya itu, Kapolresta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan tindak pidana atau gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Alumni Akademi Kepolisian 2004 ini membuka ruang komunikasi dan diskusi bagi mahasiswa maupun masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran dan masukan secara konstruktif.
“Komunikasi yang baik sangat penting untuk membangun kepercayaan dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” tegasnya
Kapolresta juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas. Layanan tersebut menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan yang dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” imbuhnya.
Selain membahas persoalan sosial dan keamanan, dialog tersebut juga menjadi sarana komunikasi menjelang peringatan dua tahun masa jabatan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Berdasarkan laporan kegiatan, perwakilan BEM dan organisasi mahasiswa di Kabupaten Tuban menyatakan tidak memiliki agenda kegiatan maupun aksi turun ke jalan untuk memperingati momentum tersebut.
Elemen mahasiswa juga menyampaikan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan kepolisian serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tuban.
Melalui kegiatan dialog ini, Polresta Tuban berharap mahasiswa dapat terus berperan sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui komunikasi terbuka, kerja sama, dan kepedulian bersama demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Tuban.















