Terkini

Gradasi Gelar ANF Bidik Pusat Ekonomi Baru Lumajang, dan Siapkan UMKM Go Digital

1
×

Gradasi Gelar ANF Bidik Pusat Ekonomi Baru Lumajang, dan Siapkan UMKM Go Digital

Sebarkan artikel ini
Gradasi
Salah satu hiburan dalam Asia Nusa Festival

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Potensi produk lokal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membutuhkan ruang pemasaran alternatif untuk memperluas konsumen. Maka dari itu Generasi Digital Indonesia (Gradasi) Lumajang menggagas Asia Nusa Festival (ANF).

ANF adalah program kolaboratif yang dirancang untuk menghidupkan kawasan Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, sebagai alternatif ruang ekonomi kreatif.

Dengan tema “Menghidupkan Ruang Kota, Menggerakkan Ekonomi Lokal”, ini ANF memadukan pemasaran produk UMKM, seni, hiburan, aktivitas komunitas, dan edukasi pemasaran digital atau digital marketing (Digimar).

“Jadi tidak sekadar bazar musiman. Gradasi menjadikan pilot project tumbuhnya pusat-pusat aktivitas ekonomi baru di Kabupaten Lumajang,” kata Ketua Gradasi Lumajang, Akhmad Nurhuda, Selasa (13/10/2026).

Kata Nurhuda, kurang lebih ada 20 pelaku UMKM akan ikut serta. Mereka akan memperoleh ruang berjualan dengan produk tertata, dan nyaman bagi pengunjung.

Dengan takline “Belanja Lokal, Nongkrong Asyik, UMKM Naik Kelas”, kata pria berambut gondrong ini, kawasan Alun-Alun Lumajang akan jadi satu titik penting aktivitas masyarakat dan perdagangan.

Konsentrasi pengunjung di lokasi berpotensi terjadi persaingan ketat antarpedagang, sementara ruas jalan lain belum tentu meraih konsumen yang layak.

“Maka kami mengadakan Asia Nusa Festival untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen melalui konsep terintegrasi,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Gus Mamak ini, menegaskan bahwa ekonomi lokal tak lagi fokus jumlah kegiatan, tetapi juga akses pasar yang luas.

“Kita harap ada pemerataan pusat keramaian dengan lokasi alternatif. Sehingga pelaku usaha dapat menjangkau konsumen di luar pusat keramaian,” ungkapnya.

Indikator keberhasilan kegiatan ini tak cukup diukur dari ramainya pengunjung namun omzet, jumlah transaksi, pelanggan baru, dan keberlanjutan usaha jadi target.

Di sektor pasar UMKM, produk yang ditawarkan dapat mencakup kuliner, makanan ringan, minuman, produk olahan lokal, kerajinan, fesyen, produk kreatif, kebutuhan rumah tangga, hingga aneka produk unggulan Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, ketua panita ANF 2026, F Abdillah, dalam sajian hiburan direncanakan ada musik live, akustik, kesenian tradisional, tari, baca puisi, penampilan komunitas, kreativitas pelajar, hingga permainan interaktif pengunjung.

Kata Abdillah, hubungan antara panggung hiburan dan lapak UMKM harus dirancang terukur. Pengaturan posisi panggung, jalur pengunjung, area berjualan, dan titik berkumpul menjadi faktor penting.

“Jangan sampai panggung padat penonton, tetapi lapak UMKM justru sepi pembeli,” paparnya.

Yang jadi pembeda ANF 2026 adalah rencana pelaksanaan edukasi digital marketing bagi pelaku UMKM.

Langkah ini penting, karena persaingan usaha sudah merambah media sosial, mesin pencari, katalog digital, dan layanan pesan antar.

“Melalui edukasi Digimar, pelaku UMKM memiliki skill membuat konten promosi, memotret produk, menyusun identitas merek, menyampaikan informasi harga, serta memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen yang lebih luas,” sergah Achmad Fuad Afdlol, pendamping UMKM Lumajang.

Edukasi tidak berhenti di materi. Pelaku UMKM akan didampingi agar mampu menerapkan keterampilan digital pada produk yang mereka jual.

“Ketika festival selesai produk mereka tetap dipasarkan secara daring ke pelanggan,” jelasnya.

ANF 2026 ditarget 300–500 pengunjung setiap event.

“Tapi tergantunf kekuatan promosi, daya tarik hiburan, kemudahan akses, pilihan produk, harga, dan kenyamanan Lokasi,” akunya.

Data rekaman omzet penjualan UMKM akan direkam dan dijadikan dasar untuk menilai apakah aktivasi Jalan Letjen Suprapto mampu menghasilkan perputaran ekonomi atau tidak.

Jika positif maka model kegiatan ini berpeluang dikembangkan secara berkala. Jika sebaliknya, maka penyelenggara perlu mengevaluasi ANF ini mulai dari promosi hingga isi hiburan.

Menurut rencana ANF akan digelar 8 hari. Yakni, 10, 11, 17, 18, 24, 25, 31 Oktober dan 1 November 2026. Setiap hari Sabtu pukul 16.00–22.00 WIB dan Minggu pukul 06.00–22.00 WIB, berlokasi di ruas Jalan Letjen Suprapto, Kabupaten Lumajang.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60