Terkini

Anggaran Tertekan, KONI Lumajang Tetap Targetkan 10 Besar

5
×

Anggaran Tertekan, KONI Lumajang Tetap Targetkan 10 Besar

Sebarkan artikel ini
KONI Lumajang
Ketua KONI Kabupaten Lumajang, saat memberikan sambutan.

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Target Kabupaten Lumajang menembus 10 besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027 menghadapi tantangan serius. Di satu sisi, ada harapan prestasi, namun di sisi lain, anggaran pembinaan ditekan akibat kebijakan efisiensi daerah.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lumajang memastikan kondisi tersebut tidak akan menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan atlet.

KONI memilih melakukan rasionalisasi program dan nomor pertandingan, sekaligus memusatkan sumber daya pada cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang medali paling besar.

Langkah tersebut menjadi penting karena Lumajang sebelumnya telah menunjukkan peningkatan prestasi pada Porprov Jatim IX 2025.

Berdasarkan data, Kabupaten Lumajang meraih 23 medali emas, 10 perak dan 34 perunggu, sekaligus menempati peringkat ke-17 dari 38 kabupaten/kota Jawa Timur.

Capaian itu kemudian menjadi pijakan untuk memasang target lebih tinggi pada Porprov Jatim X 2027, yakni masuk 10 besar Jawa Timur. Namun, target tersebut harus dikejar dengan ruang fiskal yang lebih terbatas.

KONI Lumajang mendapatkan dukungan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Lumajang Rp3,5 miliar.

Persoalannya, besaran anggaran mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi. Anggaran tersebut harus menopang berbagai kebutuhan, mulai dari operasional organisasi, pembinaan cabang olahraga, persiapan atlet, hingga kebutuhan mengikuti berbagai agenda pertandingan.

Kondisi keterbatasan anggaran bahkan sebelumnya membuat KONI belum dapat memastikan secara final jumlah atlet yang akan dipersiapkan di Porprov Jatim 2027.

Situasi tersebut membuat KONI harus menghitung ulang skala prioritas.
Tidak semua nomor pertandingan dapat diperlakukan sama. Cabang olahraga yang mempunyai rekam jejak prestasi kuat dan peluang medali besar akan mendapatkan perhatian lebih dalam strategi pembinaan.

Inilah titik penting strategi KONI Lumajang: anggaran terbatas tidak berarti target prestasi diturunkan, tetapi pola pembinaan harus dibuat lebih selektif dan terukur.

Dalam pemetaan menghadapi Porprov Jatim X 2027, cabor Atletik, Sambo dan Bridge diposisikan sebagai tiga cabang olahraga yang menjadi lumbung medali utama Lumajang.

Ketiga cabor tersebut disebut memiliki rekam jejak prestasi yang kuat dan menjadi bagian penting dalam perolehan medali Lumajang pada ajang sebelumnya. Pemetaan terbaru menyebut Lumajang akan memprioritaskan sejumlah cabor potensial untuk menghadapi Porprov 2027.

Atletik menjadi salah satu kekuatan Lumajang, khususnya pada nomor-nomor lintasan dan lapangan.

Kemudian Sambo, cabang olahraga bela diri yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang dan menjadi salah satu kekuatan Lumajang.

Sementara Bridge menjadi cabor yang juga diperhitungkan dalam perburuan medali karena memiliki rekam prestasi pada ajang tingkat provinsi.

Selain tiga cabor tersebut, sejumlah cabang olahraga lain juga dipetakan sebagai kekuatan Lumajang. Di antaranya Balap Sepeda (ISSI), Taekwondo, Karate, Gulat, Selam dan Sepak Takraw.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60