BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Semangat memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Lumajang bakal dikemas berbeda. Selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, musik, olahraga dan geliat usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) akan dijadikan satu panggung bertajuk Festival Semarak Merah Putih.
Bukan sekadar hiburan, festival yang digelar untuk masyarakat Lumajang ini dirancang menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, olahraga, ekonomi kerakyatan dan seni musik.
Sejumlah kegiatan utama akan mewarnai festival tersebut. Mulai Lomba Karaoke Dangdut bersama Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Lumajang, Bazar UMKM yang dipandegani Generasi Digital Indonesia (GRADASI) Kabupaten Lumajang, hingga Fun Run yang mendapat dukungan utama dari GRAONO Jersey and Printing.
Sementara dari sisi produksi dan vendor kegiatan, festival ini didukung New Rajawali Production.
Ketua Panitia Festival Semarak Merah Putih, Achmad Nurhuda, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan kegiatan tanpa dasar legalitas sebagaimana isu yang sempat beredar.
“Ini bukan event abal-abal seperti yang diisukan. Ini murni kegiatan dari, oleh dan untuk masyarakat Kabupaten Lumajang,” tegas Nurhuda, kepada media ini, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, panitia telah menyiapkan sejumlah dokumen dan rekomendasi sebagai bagian dari proses administrasi penyelenggaraan kegiatan.
Salah satunya adalah rekomendasi dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Lumajang) Nomor 04/Pasi Kab. Lmj/IX/2026, yang digunakan sebagai rekomendasi dalam proses permohonan izin keramaian kepada kepolisian.
Selain itu, terdapat Surat Izin Keramaian dari Kelurahan Kepuharjo Nomor 000.1.10/____/427.90.07/2026 serta Surat Izin Pemakaian Tempat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang Nomor 400.4/32/427.49/2026.
“Artinya, kegiatan ini kami persiapkan dengan administrasi yang jelas. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa festival ini bukan kegiatan yang digelar secara sembarangan,” ujar Nurhuda menambahkan.
Tiga Hari, Tiga Wajah Semangat Kemerdekaan. Festival Semarak Merah Putih tidak hanya mengandalkan panggung hiburan. Panitia mencoba membangun tiga wajah kegiatan sekaligus: musik sebagai ruang ekspresi, olahraga sebagai gaya hidup, dan UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Konsep tersebut diharapkan membuat festival tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi mempunyai dampak langsung bagi masyarakat.
Dari sektor olahraga, Fun Run menjadi salah satu agenda yang diproyeksikan mampu menarik peserta lintas daerah.
Pepeng, dari Divisi Fun Run, mengatakan panitia menargetkan sedikitnya 300 peserta.
“Target minimal kami sekitar 300 peserta. Pesertanya terbuka, tidak hanya dari Kabupaten Lumajang. Dari luar kota juga diperbolehkan ikut,” kata Pepeng.
Peserta akan terbagi dalam sejumlah kategori, yakni VIP, GOLD dan SILVER. Menurut Pepeng, keterbukaan peserta dari luar daerah diharapkan dapat menjadikan Fun Run bukan hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi sekaligus menjadi sarana memperkenalkan Lumajang kepada masyarakat luar daerah.
Karaoke Dangdut Bidik 200 Peserta. Sementara itu, sektor seni musik bakal dipanaskan melalui Lomba Karaoke Dangdut Original.
Mr Coboy, dari Divisi Lomba Karaoke Dangdut Original, menyampaikan target peserta sekitar 200 orang yang diharapkan datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.
“Target kami sekitar 200 peserta. Kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat yang mempunyai bakat menyanyi dangdut untuk tampil dan menunjukkan kemampuannya,” kata Mr Coboy.
Lebih jauh, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi sesaat. Peserta yang memiliki potensi akan diarahkan untuk mendapatkan pembinaan melalui DPC PAMDI Kabupaten Lumajang.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pintu masuk untuk menemukan bibit-bibit penyanyi dangdut di Lumajang. Setelah itu, mereka bisa mendapatkan pembinaan dan wadah yang lebih jelas,” ujarnya.


















