Pendidikan

Spensalu Borong Prestasi, Juara 2 FLS3N Jatim 2026 dan Emas di Jember

10
×

Spensalu Borong Prestasi, Juara 2 FLS3N Jatim 2026 dan Emas di Jember

Sebarkan artikel ini
Spensalu
Siswa berprestasi disaat diberikan ucapan selamat dari kepala sekolah.

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar SMP Negeri 1 Lumajang (Spensalu) dengan meraih sederet prestasi di bidang seni dan olahraga.

Tim seni musik Ansambel SMPN 1 Lumajang meraih juara 2 di ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) SMP Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026, cabang Ansambel campuran tiga alat musik.

Capaian itu menjadi bukti bahwa pembinaan peserta didik tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu mendorong potensi seni dan kreativitas siswa hingga mampu bersaing di level provinsi.

Prestasi itu sekaligus membawa nama Kabupaten Lumajang ke panggung persaingan seni pelajar Jawa Timur.

Apresiasi pun disampaikan keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang juga memberikan penghargaan kepada orang tua, guru, pelatih, kepala sekolah, MGMP, MKKS dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan siswa.

Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti dalam daftar kejuaraan. Lebih jauh, capaian itu diharapkan menjadi pemantik lahirnya talenta-talenta baru.

Keberhasilan itu tidak lahir instan, namun melalui proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, kekompakan, pendampingan guru, pelatih, dan dukungan keluarga.

Sementara itu, Hasanuddin, Plt Kepala SMPN 1 Lumajang, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih anak didiknya.

Menurutnya, keberhasilan siswa merupakan buah dari proses pembinaan yang melibatkan banyak pihak, bukan semata-mata hasil kerja individu.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujar Hasanuddin, Selasa (11/8/2026).

Ia menilai prestasi di bidang seni menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang beragam dan perlu mendapatkan ruang pengembangan secara berkelanjutan.

Sekolah, kata dia, akan terus mendorong peserta didik agar berani berkompetisi, berkarya dan mengembangkan bakatnya di berbagai bidang.

Kabar membanggakan lainnya juga datang dari cabang olahraga renang. Muhammad Raffa Aditya, siswa kelas VII B SMPN 1 Lumajang, meraih medali emas nomor gaya bebas 50 meter di acara ulang tahun Cakra SC Jember, Agustus 2026.

Capaian itu semakin mempertegas bahwa potensi siswa Spensalu tidak hanya bersinar melalui bidang seni, tetapi juga mulai menunjukkan taji di arena olahraga.

Hasanuddin menyampaikan sekolah akan terus memberikan dukungan terhadap siswa yang memiliki bakat dan minat di berbagai bidang.

“Kami berharap prestasi ini menjadi pijakan bagi anak-anak untuk terus berkarya dan berprestasi. Yang paling penting, prestasi ini bisa menginspirasi siswa lainnya agar tidak takut bermimpi dan berani mengembangkan potensi yang dimiliki,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Kedungjajang ini.

Juara II FLS3N tingkat Jawa Timur dan medali emas renang bukan sekadar catatan prestasi sekolah. Namun jadi pengingat, bahwa investasi terhadap bakat dan kreativitas siswa dapat menghasilkan prestasi saat dilakukan secara konsisten.

Namun, tantangan berikutnya justru bagaimana prestasi tersebut tidak berhenti sebagai seremoni penghargaan.

Pembinaan harus terus berjalan, fasilitas perlu diperkuat, pelatih dan guru harus mendapatkan dukungan, sementara siswa perlu diberikan kesempatan bertanding dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.

Sebab, medali hanyalah hasil akhir. Di baliknya ada proses panjang yang menentukan apakah sebuah prestasi akan menjadi kebanggaan sesaat atau menjadi awal lahirnya generasi berprestasi berikutnya.

Bagi Spensalu, dua prestasi tersebut menjadi modal penting untuk terus mengukuhkan diri sebagai salah satu sekolah yang mampu melahirkan siswa berprestasi di Kabupaten Lumajang, dan membawa pesan sederhana: talenta lokal tidak boleh dipandang sebelah mata.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60