BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Di tengah dominasi merek-merek nasional yang menguasai pasar sabun pencuci piring, sebuah produk lokal asal Kabupaten Lumajang mulai mencuri perhatian. Namanya Pappa Lemon, sabun penghilang minyak dan lemak pada peralatan makan, dapur, dan memasak yang diproduksi secara mandiri di Kecamatan Pasirian.
Munculnya Pappa Lemon menjadi bukti bahwa pelaku usaha daerah mampu menghadirkan produk dengan kualitas yang tidak kalah bersaing. Bahkan, semangat untuk mengangkat nama Lumajang ke tingkat nasional hingga internasional menjadi salah satu misi besar di balik lahirnya produk tersebut.
“Kenapa harus memakai Mama Lemon? Produk lokal juga ada yang setara. Pakai Pappa Lemon saja. Ini produk asli Lumajang, tepatnya dari Kecamatan Pasirian. Semoga bisa segera mendunia dan membuat nama Lumajang semakin dikenal,” ungkap Andik Tri Kurniawan, owner Pappa Lemon, kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
Menurut Andik, Pappa Lemon diformulasikan untuk membersihkan sisa minyak dan lemak membandel pada berbagai peralatan rumah tangga. Produk ini dipasarkan dengan mengutamakan kualitas sekaligus harga yang terjangkau agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Saat ini, Pappa Lemon tersedia dalam dua ukuran kemasan, yakni 300 mililiter seharga Rp5.000 dan 1.000 mililiter seharga Rp18.000. Pemasarannya masih berfokus di wilayah Kabupaten Lumajang, meski permintaan dari luar daerah mulai bermunculan.
Tak hanya menjual produk, Andik juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin belajar membangun usaha serupa.
“Kalau ada masyarakat yang ingin mendapatkan pelatihan atau belajar membuat produk seperti ini, kami siap berbagi ilmu. Silakan berkoordinasi langsung dengan kami,” katanya.
Ia menegaskan, tujuan utama mendirikan usaha tersebut bukan semata mengejar keuntungan, tetapi menciptakan produk yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
“Motivasi saya membuka usaha ini adalah ingin menciptakan produk dan jasa yang manfaatnya bisa dirasakan semua kalangan. Saya ingin produk lokal mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat sendiri,” ujarnya.
Andik juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin menjadi mitra usaha. Menurutnya, tersedia harga khusus bagi reseller sehingga dapat membuka peluang bisnis baru dengan modal yang lebih terjangkau.
“Untuk reseller tentu ada harga tersendiri,” tambahnya.
Perjalanan Pappa Lemon pun mulai mendapat apresiasi. Andik mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil mengikuti Program Terapan Ekonomi Guru (Proteg) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dalam ajang tersebut, Pappa Lemon berhasil masuk nominasi 40 besar.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa masuk nominasi 40 besar. Yang paling membanggakan, saya mendapat kesempatan mempresentasikan produk Pappa Lemon di hadapan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus motivasi untuk terus berkembang,” tuturnya.
Keberadaan Pappa Lemon menjadi contoh bahwa inovasi tidak selalu lahir dari perusahaan besar. Dari sebuah usaha mandiri di Kecamatan Pasirian, harapan besar tengah dibangun agar produk asli Lumajang mampu bersaing di pasar nasional, bahkan menembus pasar internasional.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mendukung penggunaan produk lokal, bukan tidak mungkin nama Pappa Lemon akan menjadi salah satu ikon UMKM unggulan Kabupaten Lumajang, sekaligus membawa harum nama daerah melalui inovasi dan kualitas karya anak bangsa.


















