Terkini

Prajurit TNI Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dimakamkan Secara Militer

0
×

Prajurit TNI Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dimakamkan Secara Militer

Sebarkan artikel ini
Kadispenad Brigjend TNI Donny Pramono salam jumpa pers menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban (Foto : Hernawan / Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, MADIUN – Prosesi persemayaman hingga pemakaman militer almarhum Serda Hengky Noto Susanto, prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden ledakan gudang amunisi di Madiun, Jawa Timur, berlangsung dengan penuh penghormatan di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) malam.

Prajurit TNI AD tersebut gugur akibat kecelakaan kerja saat insiden ledakan amunisi terjadi di gudang amunisi Madiun. Upacara persemayaman dimulai pukul 19.00 WIB di rumah duka sebelum jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Penjalinan, Desa Sidorejo.

Prosesi pemakaman militer dilaksanakan dengan penghormatan terakhir melalui upacara militer yang diikuti jajaran TNI, Polri, keluarga dan juga kerabat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan khidmat hingga selesai pada pukul 20.30 WIB.

Dalam prosesi tersebut hadir pula sejumlah perangkat desa, keluarga besar almarhum, hingga warga sekitar. Kehadiran para pelayat menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Berdasarkan keterangan yang diterima, pihak keluarga menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut dan menganggapnya sebagai musibah.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI AD tersebut. Menurutnya, almarhum adalah prajurit yang gugur saat melaksanakan tugas negara.

“Atas nama keluarga besar TNI Angkatan Darat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini, serta prajurit yang mengalami luka luka agar segera diberikan kesembuhan”, ujarnya.

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono juga telah membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab pasti ledakan amunisi yang mengakibatkan gugurnya seorang prajurit TNI AD dan sejumlah prajurit lainnya yang mengalami luka-luka saat menjalankan tugas pemeliharaan.

“TNI AD telah membentuk tim investigasi profesional yang berasal dari Pusat Peralatan Angkatan Darat. Tim tersebut memiliki kompetensi khusus dalam menangani investigasi insiden yang berkaitan dengan peralatan maupun amunisi militer,” ungkapnya.

TNI AD memastikan akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan selesai. Sementara itu, penanganan terhadap prajurit yang menjadi korban, pendampingan kepada keluarga, serta pengamanan lokasi kejadian terus dilakukan sesuai prosedur.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60