Terkini

Cukur Gundul di Depan Kejari Jember, Aktivis Anti Korupsi: “Bongkar Semua !

1
×

Cukur Gundul di Depan Kejari Jember, Aktivis Anti Korupsi: “Bongkar Semua !

Sebarkan artikel ini
Cukur Gundul
Seorang penggiat anti korupsi saat cukur gundul di depan kantor Kejari Jember.

BERITABANGSA.ID, JEMBER – Vonis terhadap mantan Wakil Ketua DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan, dalam perkara korupsi dana konsumsi kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) memantik aksi simbolik dari kalangan pegiat antikorupsi.

Seorang pegiat antikorupsi Kabupaten Jember, Andhi Sugara, memilih mencukur habis rambutnya (gundul) di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Rabu (15/7/2026).

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum sekaligus pengingat agar proses pemberantasan korupsi tidak berhenti pada vonis terhadap lima terdakwa.

Menurut Andhi, aksi cukur gundul merupakan simbol komitmen moral untuk mendukung penegakan hukum yang bersih, adil, dan tanpa pandang bulu.

“Saya mencukur rambut hingga gundul sebagai simbol bahwa penegakan hukum terhadap perkara korupsi harus dilakukan secara serius, tuntas, dan jangan tebang pilih. Siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Andhi Sugara.

Ia mengatakan, masyarakat Jember berharap aparat penegak hukum terus mengembangkan perkara apabila dalam fakta persidangan ditemukan adanya dugaan keterlibatan pihak lain. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti hanya karena telah ada putusan terhadap sejumlah terdakwa.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merugikan masyarakat. Karena itu, pengusutannya harus menyentuh seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab berdasarkan alat bukti, bukan hanya sebagian orang,” ujarnya lagi.

Andhi juga mengapresiasi pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Yadyn, yang menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal di hadapan hukum. Ia berharap komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah-langkah hukum yang konsisten dan profesional.

Aksi cukur gundul di depan Kantor Kejari Jember menarik perhatian masyarakat yang melintas. Bagi Andhi, aksi tersebut bukan sekadar bentuk protes, melainkan pengingat bahwa publik akan terus mengawal proses penegakan hukum agar berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi.

Dengan aksi simbolik itu, Andhi berharap perkara dugaan korupsi Sosperda menjadi momentum memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum serta menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan tanpa diskriminasi dan tanpa tebang pilih.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60