Terkini

KAI Commuter Layani 8,5 Juta Penumpang di Jatim, Stasiun Gubeng Masih Terpadat

1
×

KAI Commuter Layani 8,5 Juta Penumpang di Jatim, Stasiun Gubeng Masih Terpadat

Sebarkan artikel ini
KAI Commuter
Suasana di KAI commuter Line Stasiun Gubeng Lama, Surabaya.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Minat masyarakat Jawa Timur menggunakan transportasi kereta komuter terus menunjukkan tren positif. Sepanjang semester I 2026, KAI Commuter mencatat melayani 8.528.571 pengguna di wilayah operasional Area VIII Surabaya. Jumlah tersebut meningkat 8,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.879.862 pengguna.

Peningkatan itu menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas harian.

Faktor ketepatan waktu, tarif yang terjangkau, serta peningkatan kualitas layanan menjadi sejumlah alasan yang mendorong pertumbuhan jumlah pengguna.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan kenaikan volume penumpang mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line.

“Peningkatan volume pengguna ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik, khususnya Commuter Line, yang aman, nyaman, dan terjangkau. Salah satu kontributor penting adalah kereta Supas yang melayani mobilitas harian masyarakat,” ujarnya.

Selama enam bulan pertama 2026, Stasiun Surabaya Gubeng masih menjadi stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi di Area VIII Surabaya, yakni mencapai 1.094.313 orang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Wonokromo dengan 721.309 pengguna, disusul Stasiun Malang yang melayani 628.976 pengguna.

Pertumbuhan penumpang juga ditopang oleh optimalisasi layanan Commuter Line Supas. Sejak relasi perjalanan diperpanjang hingga Probolinggo pada 1 Maret 2026 melalui rute Surabaya–Pasuruan–Probolinggo, layanan tersebut berhasil melayani 702.377 pengguna hingga akhir Juni.

Perpanjangan relasi tersebut membuka akses transportasi yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah timur Jawa Timur.

Kehadiran Commuter Line Supas tidak hanya mempermudah perjalanan pekerja dan pelajar, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi serta konektivitas antardaerah.

Tingginya antusiasme masyarakat juga tercermin dari aktivitas di Stasiun Probolinggo. Sejak mulai dilayani Commuter Line Supas pada Maret 2026, jumlah pengguna yang naik maupun turun di stasiun tersebut mencapai 57.832 orang. Angka itu menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi massal yang efisien dan terjangkau.

Karina menilai capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi KAI Commuter dalam meningkatkan kualitas layanan, terutama pada lintas Surabaya–Pasuruan–Probolinggo yang memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat di kawasan timur Jawa Timur.

“Layanan Commuter Line Supas menjadi salah satu faktor pendukung untuk memudahkan mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi lainnya.

Oleh karena itu, KAI Commuter terus berupaya memastikan keandalan perjalanan dan kenyamanan pengguna pada seluruh lini layanan KAI Commuter,” katanya.

Komitmen peningkatan layanan juga diwujudkan melalui pengembangan berbagai fasilitas stasiun. Sepanjang 2025 hingga 2026, KAI Commuter melakukan renovasi hall di Stasiun Kediri, Stasiun Blitar, Stasiun Kepanjen, dan Stasiun Kandangan.

Sejumlah fasilitas penunjang turut dilengkapi, mulai dari musala, toilet, ruang laktasi, hingga fasilitas pelayanan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna.

Memasuki semester II 2026, KAI Commuter optimistis tren pertumbuhan penumpang masih akan berlanjut. Optimisme itu didukung oleh peningkatan kualitas operasional, pelayanan di stasiun, serta kemudahan akses layanan yang terus dikembangkan.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, KAI Commuter mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Pengguna juga diingatkan datang lebih awal ke stasiun, menjaga barang bawaan, serta mendampingi anak-anak selama berada di lingkungan stasiun maupun selama perjalanan.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60