Pendidikan

Wisuda 189 Siswa, SMP IT Quran Al Jahra Magetan Cetak Generasi Berprestasi dan Penghafal Al-Quran

1
×

Wisuda 189 Siswa, SMP IT Quran Al Jahra Magetan Cetak Generasi Berprestasi dan Penghafal Al-Quran

Sebarkan artikel ini
SMP IT Quran

BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Wisuda Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar SMP IT Quran Al Jahra Magetan menjadi momentum penting dalam menegaskan keberhasilan pendidikan berbasis pesantren dalam mencetak generasi unggul, baik dari sisi akademik, karakter maupun spiritualitas.

Sebanyak 189 siswa tingkat SMP resmi diwisuda dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/6/2026).

Para lulusan tersebut dinilai berhasil menyelesaikan pendidikan formal sekaligus menunjukkan berbagai capaian prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

Kepala SMP IT Pesantren Baitul Quran Al Jahra Magetan, Taufik Pribadi, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian para siswa selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

“Sebanyak 189 siswa tingkat SMP Pesantren Baitul Quran Al Jahra Magetan telah diwisuda. Alhamdulillah sebagian besar memiliki prestasi tahfidz dan prestasi lainnya, baik akademik, Al-Quran, olahraga maupun seni yang mampu mereka raih,” ujarnya.

Menurut Taufik, para lulusan tahun ini juga telah diterima di berbagai sekolah lanjutan yang tersebar di wilayah Karesidenan Madiun. Sebagian melanjutkan pendidikan ke SMA sederajat favorit, sementara sebagian lainnya memilih melanjutkan pendidikan di lingkungan Al Jahra.

“Alhamdulillah siswa-siswi kami juga sudah diterima di jenjang lanjutan yang tersebar di berbagai sekolah di Karesidenan Madiun, baik SMA sederajat maupun kembali melanjutkan di Al Jahra,” ujarnya.

Salah satu capaian yang menjadi sorotan dalam wisuda tahun ini adalah prestasi hafalan Al-Quran para siswa. SMP IT Quran Al Jahra Magetan menargetkan setiap siswa memiliki hafalan hingga 15 juz selama menempuh pendidikan di tingkat SMP. Bahkan, beberapa siswa berhasil melampaui target dengan hafalan mencapai 30 juz.

“Untuk target jenjang SMP, kami memiliki hafalan sampai 15 juz. Bahkan ada beberapa siswa-siswi kami yang mampu hafal hingga 30 juz. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena mereka mampu melewati batas minimal yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Selain itu, rata-rata siswa juga mampu menyelesaikan hafalan minimal 12 juz. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pendidikan pesantren yang tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga pembentukan akhlak dan kedisiplinan spiritual.

Di bidang akademik, SMP IT Quran Al Jahra Magetan kembali mencatat hasil membanggakan. Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen.

Pada Tes Kemampuan Akademik (TKA), sejumlah siswa bahkan berhasil meraih nilai sempurna untuk mata pelajaran Matematika, sementara nilai Bahasa Indonesia mencapai 93.

“Alhamdulillah tahun ini kembali lulus 100 persen. Bahkan untuk TKA mata pelajaran matematika ada yang meraih nilai 100, sedangkan Bahasa Indonesia mencapai nilai 93. Ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi kami,” ungkap Taufik.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu melahirkan generasi religius yang tetap kompetitif dalam bidang akademik. Di tengah tantangan perkembangan teknologi dan pergaulan modern, model pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Al-Quran dinilai menjadi salah satu solusi dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Wisuda ini sekaligus menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara siswa, orang tua, dan tenaga pendidik dalam membangun pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan pondasi iman dan ilmu secara seimbang.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60