Pendidikan

Spensalu Borong Juara E-Sport Nasional, Sekolah Daerah Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

16
×

Spensalu Borong Juara E-Sport Nasional, Sekolah Daerah Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Sebarkan artikel ini
Spensalu
Salah satu Tim Spensalu yang berprestasi di Basket.

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – SMP Negeri 1 Lumajang (Spensalu) kembali mencuri perhatian publik. Sekolah yang dikenal sebagai rujukan di Kabupaten Lumajang ini terus menunjukkan taringnya dengan deretan prestasi mentereng, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Yang terbaru, Spensalu sukses menyabet Juara 1 Festival E-sport Pelajar 2026 tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Lumajang. Di tengah berkembangnya dunia digital, capaian ini menegaskan bahwa siswa Spensalu tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.

Tak berhenti di situ, pada ajang Pentas PAI 2025 waktu itu, siswa Spensalu tampil dominan dengan meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), serta Juara 2 Kaligrafi. Sementara di tahun 2023 lalu, Spensalu mencatatkan Juara 1 Lomba Cerdas Cermat (LCC) Permuseuman Kabupaten Lumajang dan Juara 1 Festival Al-Banjari.

Prestasi level nasional pun bukan hal baru bagi sekolah ini. Pada 2020 lalu, Spensalu berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 3 LCC Museum tingkat nasional mewakili Jawa Timur.

Plt Kepala Sekolah Spensalu, Hasanuddin, menegaskan bahwa konsistensi prestasi tersebut lahir dari sistem pembinaan yang terarah.

“Kami fokus pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh. Tidak hanya akademik, tetapi juga karakter, seni, olahraga, dan kompetensi digital. Semua berjalan beriringan,” ujarnya.

Di bidang olahraga, dominasi Spensalu juga tak terbantahkan. Tim basket putra berhasil meraih Juara 1 Basket 3×3 di SMA Klakah (April 2026), sementara tim putri menyusul dengan Juara 2 di ajang yang sama.

Prestasi individu turut memperkuat reputasi sekolah. Nanditya Valent Fahrezi (kelas 9.A) meraih Juara 2 Kyorugi Semi Prestasi M-59 pada Kejurprov Antar Pelajar Jawa Timur 2026.
Calysta Maharani Fakhrudin Putri (kelas 8F) menyabet Juara 3 Kyorugi Prestasi F-59 pada ajang yang sama.

Tak kalah membanggakan, capaian terbaru juga datang dari cabang bela diri campuran, dengan raihan Juara 4 triple campuran (Azzahra) dan Juara 3 beregu campuran (Noya).

Hasanuddin menambahkan, sebagai sekolah rujukan, Spensalu memang didorong untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi.

“Setiap lomba adalah ruang belajar. Kami ingin siswa berani tampil, berproses, dan membuktikan kemampuan mereka,” tegasnya.

Salah satu praktisi pendidikan Kabupaten Lumajang, Achmad Nurhuda, menilai keberhasilan Spensalu menjadi bukti bahwa sekolah daerah mampu bersaing di level tinggi.

“Ini bukan sekadar prestasi, tapi cerminan manajemen sekolah yang baik dan budaya belajar yang kuat. Spensalu bisa menjadi role model,” ucapnya.

Deretan capaian ini menjadi jawaban atas keraguan terhadap kualitas pendidikan di daerah.

Spensalu membuktikan, dengan komitmen dan pembinaan yang tepat, sekolah negeri di daerah pun mampu tampil gemilang dan berbicara banyak di panggung nasional.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60