Pemerintahan

Anggota DPR RI Wihadi Wiyanto Cek Stok Gudang Bulog Bojonegoro

15
×

Anggota DPR RI Wihadi Wiyanto Cek Stok Gudang Bulog Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
Stok beras
Anggota DPR RI Wihadi Wiyanto, Bersama Bupati Bojonegoro dan di dampingi Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro saat melakukan kunjungan di gudang Bulog. Foto: Istimewa

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
(DPR RI), Wihadi Wiyanto didampingi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono melakukan kunjungan kerja di gudang Cabang Perum Bulog Bojonegoro di Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro guna memastikan kesiapan stok pangan di wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan hingga di batas aman.

Dalam kunjungannya, Wihadi meninjau langsung kondisi ketersediaan beras yang mencakup tiga Kabupaten tersebut. Hal ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Hasil peninjauan hari ini menunjukkan bahwa stok beras saat ini dalam kondisi melimpah dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Timur,” jelasnya, Kamis (30/4/2026).

Dia menyampaikan berdasarkan data terbaru, total stok beras di gudang Bulog mencapai lebih dari 60.000 ton hingga mendekati 79.000 ton. Jumlah ini dinilai cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilisasi harga pangan hingga belasan bulan ke depan

Namun demikian, dalam pengelolaan stok tersebut, Bulog masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan ketersediaan gudang penyimpanan di wilayah tersebut.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said, menjelaskan akan terus menjalankan penyerapan gabah dari petani sesuai dengan regulasi pemerintah, mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI nomor 2 tahun 2025 terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan refaksi harga gabah dan beras.

“Kami dari Bulog melakukan pembelian gabah dari petani sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Refaksi Harga Gabah dan Beras. Bulog Bojonegoro sudah menyerap sesuai aturan,” terangnya.

Saat ini, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani.
Untuk mengoptimalkan penyerapan, Bulog juga menyewa mesin pengering (dryer) serta gudang milik pengusaha lokal.

“Langkah ini dilakukan agar proses penyerapan gabah tetap berjalan maksimal hingga mencapai 100 ton per hari,” tambahnya.

Selain itu, dia memastikan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi kendala komunikasi di lapangan.

“Bulog menyewa mesin pengering (dryer) dan gudang milik pengusaha lokal untuk memastikan penyerapan gabah di tingkat petani tetap berjalan sesuai standar mencapai 100 Ton Perhari, tentu setiap saat berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar tidak terjadi tribel komunikasi di lapangan,” tegas Umar Said.

Penulis : Suyati/Beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60