Terkini

PERTINA Surabaya Inisiasi Ring Tinju Jadi Ruang Alternatif Tekan Tawuran Remaja

8
×

PERTINA Surabaya Inisiasi Ring Tinju Jadi Ruang Alternatif Tekan Tawuran Remaja

Sebarkan artikel ini
PERTINA
Ketua PERTINA Surabaya, Ferlix Prasetya (dua dari kanan) dan jajaran pengurus saat foto bersama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Meningkatnya aksi tawuran remaja dan kelompok organisasi maupun pemuda dan kelompok/komunitas di Kota Surabaya mendorong Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Surabaya mengambil langkah strategis.

Organisasi olahraga ini berupaya mengalihkan potensi konflik di kalangan anak muda menjadi ajang kompetisi yang terarah melalui pembinaan tinju.

Ketua PERTINA Kota Surabaya, Ferlix Prasetya, menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena kenakalan remaja yang kian mengarah pada kekerasan terbuka.

Ia menilai, kondisi tersebut tidak dapat dilepaskan dari terbatasnya ruang penyaluran minat dan bakat bagi generasi muda, khususnya di lingkungan perkotaan.

Sebagai tindak lanjut, Ferlix dan jajaran pengurus PERTINA melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi, Dr. Luthfie Sulistiawan, di Mapolrestabes Surabaya.

Pertemuan tersebut membahas potensi kolaborasi antara PERTINA dan kepolisian dalam merumuskan pendekatan preventif berbasis olahraga.

Dalam forum itu, PERTINA mengajukan gagasan pembentukan wadah pembinaan tinju yang lebih masif dan menjangkau komunitas remaja, termasuk kelompok yang selama ini rentan terlibat tawuran.

Skema pembinaan dirancang tidak hanya berorientasi pada latihan fisik, tetapi juga penguatan mental, disiplin, serta nilai sportivitas.

“Remaja yang selama ini terlibat tawuran pada dasarnya memiliki energi dan keberanian. Tinggal bagaimana diarahkan ke jalur yang tepat agar menjadi prestasi, bukan pelanggaran,” ujar Ferlix.

Pendekatan ini sejalan dengan hasil audiensi PERTINA bersama DPRD Kota Surabaya sebelumnya, yang juga menyoroti pentingnya menghadirkan ruang kompetisi sehat bagi remaja.

Tinju dipandang sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki karakter kuat dalam membentuk ketahanan mental sekaligus pengendalian diri.

Selain itu, PERTINA mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga elemen masyarakat, untuk mendukung program pembinaan secara berkelanjutan.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif dan mudah diakses oleh kalangan remaja dari berbagai latar belakang.

Program yang dirancang juga membuka peluang bagi atlet muda untuk berkembang hingga ke level profesional, sekaligus menggeser pola rivalitas antar kelompok menjadi kompetisi resmi yang terukur di atas ring.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60