BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bojonegoro terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga binaan. Melalui tenaga kesehatan yang siaga setiap hari tanpa mengenal waktu, Lapas Bojonegoro memastikan hak dasar warga binaan dalam memperoleh layanan kesehatan tetap terpenuhi secara maksimal.
Pelayanan kesehatan di Lapas Bojonegoro dilaksanakan setiap hari melalui sistem open klinik yang dapat diakses oleh warga binaan. Tidak hanya itu, petugas kesehatan juga aktif melakukan kontrol keliling ke blok hunian sebagai bentuk pelayanan jemput bola guna melakukan screening kesehatan secara persuasif.
Dokter Lapas Bojonegoro, Dr. Dendy Fitra Lesmana, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya terbatas pada jam kerja, namun juga dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam penuh.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga binaan. Selain open klinik, kami juga rutin melakukan kontrol keliling untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Bahkan di malam hari, apabila terdapat warga binaan yang sakit, kami tetap siap memberikan pelayanan meskipun mereka sudah berada di dalam kamar hunian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dia menambahkan bahwa dalam kondisi darurat, pihak Lapas juga menjalin koordinasi dengan Rumah Sakit Sosodoro Djatikoesoemo sebagai fasilitas rujukan.
“Jika terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami segera berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan untuk dilakukan tindakan medis lanjutan. Tentunya semua dilakukan sesuai SOP yang berlaku serta dengan pengawalan ketat dari petugas Lapas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu prioritas utama dalam pembinaan warga binaan.
“Kami memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak layanan kesehatan secara optimal. Petugas kami, baik dokter maupun perawat, selalu siap siaga 24 jam. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang humanis dan profesional,” tegas Hari Winarca.
Dengan sistem pelayanan yang terintegrasi dan responsif, diharapkan kondisi kesehatan warga binaan di Lapas Bojonegoro tetap terjaga dengan baik, sehingga proses pembinaan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.


















