Terkini

Dinkes Kota Madiun Tegaskan Sasaran Vaksin HPV

5
×

Dinkes Kota Madiun Tegaskan Sasaran Vaksin HPV

Sebarkan artikel ini
Dinkes Kota Madiun
Kantor Dinas Kesehatan Kota Madiun yang memberikan penjelasan terkait pelaksanaan program vaksinasi HPV bagi anak perempuan usia sekolah (Foto: Nawan, Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, MADIUN – Pelaksanaan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anak usia sekolah menjadi perhatian di tengah beredarnya berbagai informasi mengenai vaksin tersebut di masyarakat. Pemerintah melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) terus mendorong imunisasi HPV sebagai salah satu upaya pencegahan kanker leher rahim.

Di Kota Madiun, Dinas Kesehatan memastikan pelaksanaan imunisasi HPV tetap mengacu pada kebijakan pemerintah yang berlaku. Untuk saat ini, sasaran imunisasi HPV dalam program tersebut masih ditujukan kepada anak perempuan, termasuk melalui pelaksanaan BIAS di sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, Denik Wuryani, mengatakan pihaknya tetap mendukung program imunisasi HPV sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker leher rahim atau kanker serviks.

“Pada dasarnya untuk anak perempuan. Saat ini kebijakannya untuk anak perempuan. Itu yang kami laksanakan,” ujar Denik Wuryani, Selasa (11/06/2026).

Imunisasi HPV merupakan program pemberian vaksin Human Papillomavirus secara gratis bagi anak usia sekolah yang diintegrasikan dengan pelaksanaan BIAS. Program tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan sejak dini terhadap infeksi HPV yang berkaitan dengan risiko kanker leher rahim.

Pelaksanaan imunisasi dilakukan melalui kerja sama antara satuan pendidikan dasar dengan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas setempat.
Untuk anak perempuan yang belum mendapatkan imunisasi HPV saat kelas 5 SD atau sekitar usia 11 tahun, pemberian imunisasi dapat dilakukan pada kesempatan berikutnya sesuai ketentuan dan jadwal program imunisasi yang berlaku.

Sementara itu, terkait kemungkinan perluasan sasaran vaksin HPV kepada anak laki-laki, Denik mengatakan pihaknya belum mengetahui adanya kebijakan baru mengenai hal tersebut.

“Apakah ada wacana untuk anak laki-laki, belum tahu. Saat ini kebijakannya untuk anak perempuan. Itu yang kami laksanakan,” jelasnya.

Dengan demikian, Dinkes Kota Madiun saat ini masih menjalankan program vaksinasi HPV sesuai kebijakan yang berlaku, dengan sasaran utama anak perempuan.
Di tengah banyaknya informasi mengenai vaksin HPV yang beredar di media sosial, masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

Informasi terkait imunisasi sebaiknya dikonfirmasi melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, sekolah, maupun kanal resmi pemerintah.

Program imunisasi HPV diharapkan dapat menjadi salah satu langkah pencegahan sejak dini terhadap kanker leher rahim sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan generasi muda.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60