Terkini

Tim Labfor Temukan Bahan Kimia Berdaya Ledak Tinggi di Masjid Raya Pesona Jember

19
×

Tim Labfor Temukan Bahan Kimia Berdaya Ledak Tinggi di Masjid Raya Pesona Jember

Sebarkan artikel ini
Tim Labfor
Ilustrasi bahan kimia berdaya ledak. (Foto: Modifikasi AI)

BERITABANGSA.ID, JEMBER – Penyelidikan intensif terkait ledakan di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Jember, mulai menemui titik terang. Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Nanang Avianto, turun langsung ke lokasi kejadian pada Selasa (17/3/2026) siang untuk memantau hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jatim. Fokus utama penyelidikan kini tertuju pada sebuah lemari besi yang hancur berkeping-keping di area tempat wudhu pria.

Dalam keterangan resminya di hadapan awak media, Nanang Avianto mengungkapkan bahwa tim ahli telah mengamankan sejumlah residu dan sampel zat kimia dari dalam sisa-sisa lemari tersebut.

“Hasil pemeriksaan awal Tim Labfor menunjukkan adanya kandungan senyawa kimia yang bersifat reaktif dan memiliki daya ledak atau high explosive. Bahan-bahan ini ditemukan dalam bentuk serbuk dan cairan yang tersimpan di dalam botol-botol kaca yang sudah pecah akibat tekanan ledakan,” ujar Kapolda Jatim di pelataran masjid.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa posisi bahan kimia tersebut berada di dalam lemari yang tertutup rapat, sehingga akumulasi gas atau reaksi kimia tertentu diduga menjadi pemicu dentuman keras yang merusak struktur bangunan. Pihak kepolisian saat ini tengah menelusuri asal-usul bahan kimia tersebut, mengingat lemari besi tersebut dilaporkan merupakan inventaris lama yang jarang dibuka oleh pengurus masjid. Penyelidikan digital melalui rekaman CCTV di sekitar area perumahan juga tengah dilakukan untuk melihat aktivitas di sekitar masjid dalam beberapa hari terakhir.

Selain temuan bahan kimia, Nanang Avianto menegaskan bahwa pihaknya sedang mendalami keterkaitan barang-barang tersebut dengan aktivitas pihak luar maupun internal.

“Kami tidak ingin berspekulasi terlalu dini apakah ini terkait tindakan teror atau kelalaian penyimpanan bahan berbahaya. Namun, yang pasti, jenis bahan kimia yang kami temukan ini tidak seharusnya berada di area publik, apalagi di tempat ibadah tanpa pengawasan ahli,” tegasnya.

Polisi telah mengamankan lima orang saksi, termasuk marbot dan beberapa pengurus takmir, untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai siapa yang memiliki akses terakhir ke lemari tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolda Jatim menginstruksikan sterilisasi total di seluruh area Masjid Raya Pesona hingga proses investigasi benar-benar tuntas. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi di media sosial.

“Percayakan proses hukum kepada kami. Kami pastikan Jember tetap kondusif, dan tim kami akan bekerja transparan untuk mengungkap motif serta pemilik sah dari bahan berbahaya tersebut dalam waktu dekat,” tutup Nanang Avianto sebelum meninggalkan lokasi.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60