Pemerintahan

Wabup Bangkalan: Pemkab Tidak Akan Intervensi Kemerdekaan Pers

110
×

Wabup Bangkalan: Pemkab Tidak Akan Intervensi Kemerdekaan Pers

Sebarkan artikel ini
Wabup Bangkalan
Wabup Bangkalan Fauzan Jakfar saat menyerahkan bingkisan kepada wartawan sepuh Sumaryanto.

BERITABANGSA.ID, BANGKALAN – Ada yang menarik ketika Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Moh Fauzan Jakfar, di acara “Silaturahmi Ramadhan Bersama Insan Pers” yang digelar di Pendapa Agung, Senin (9/3/2026) malam usai salat tarawih sekitar pukul 21.00 WIB.

Hadir di acara itu Sekretaris Daerah Kabupaten, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), serta puluhan jurnalis dari media cetak dan online.

Dalam sambutannya, Wabup Fauzan Jakfar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak memiliki niat sedikit pun untuk melakukan intervensi terhadap kemerdekaan pers.

“Pemkab Bangkalan tidak ingin mengintervensi kemerdekaan wartawan,” ujar Fauzan.

Pemerintah daerah justru membutuhkan peran insan pers yang konstruktif. Menurutnya, tanpa dukungan media, berbagai program pembangunan yang dirancang pemerintah bisa berjalan kurang maksimal.

Lebih lanjut, Fauzan menilai peran media tidak dapat dipandang sebelah mata. Banyak pandangan dan pemberitaan dari media yang kerap menjadi masukan, kritik, serta pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan pemerintah.

“Oleh karena itu saya mengajak para awak media untuk ikut mendukung program pembangunan di Bangkalan melalui pemberitaan yang konstruktif, karena itu merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Fauzan juga mengingatkan bahwa pemberitaan yang terlalu negatif secara terus-menerus berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi investor yang ingin menanamkan modal di Bangkalan.

“Mari kita dukung bersama semua program pembangunan di Kabupaten Bangkalan agar investor tidak ragu menanamkan modalnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi daerah, mulai dari sistem ekonomi, investasi yang masih tersendat, ketergantungan anggaran terhadap pemerintah pusat, hingga konflik dengan kontraktor.

Hal menarik yang diangkat bupati adalah fenomena masyarakat kelas menengah ke atas di Bangkalan yang cenderung membelanjakan uangnya di Kota Surabaya. Akibatnya, perputaran uang lebih banyak terjadi di luar daerah.

“Ke depan kita harus mencari cara agar orang-orang yang memiliki uang tersebut bisa membelanjakan uangnya di Bangkalan,” pungkas Lukman.

Acara silaturahmi bersama Insan Pers tersebut ditutup dengan do’a bersama serta penyerahan bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1447 H oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan kepada dua wartawan senior, yakni Jimhur Saros dan Sumaryanto.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60