Pendidikan

Annual Gathering ITS 2026, Energi Kolektif Menuju Kampus Mendunia

20
×

Annual Gathering ITS 2026, Energi Kolektif Menuju Kampus Mendunia

Sebarkan artikel ini
ITS
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir. Bambang Pramujati, ST., MScEng., PhD.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan arah konsolidasi internalnya melalui Annual Gathering 2026 yang dikemas dalam format town hall meeting, Selasa, (10/2/2026).

Mengusung tema Pimpinan Menyapa, Sivitas Bicara, forum yang digelar di Grha Sepuluh Nopember itu menjadi ruang temu terbuka antara pimpinan dan sivitas akademika untuk menyamakan visi, memperjelas target, sekaligus menguatkan fondasi kelembagaan.

Berbeda dari seremoni tahunan biasa, pertemuan ini dirancang sebagai ruang dialog dua arah. Rektor, Ketua Senat Akademik, dan Ketua Majelis Wali Amanat hadir bersama dalam satu panggung.

Tiga pilar tertinggi tata kelola ITS itu menyampaikan pandangan sekaligus membuka ruang respons dari sivitas.

Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menyatakan forum tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan instrumen konsolidasi strategis.

Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh elemen kampus bergerak dalam arah yang sama. Target kinerja 2026 dipaparkan secara terbuka sebagai pijakan kerja kolektif.

Menurut Bambang, tantangan perguruan tinggi saat ini menuntut energi bersama yang terkelola secara cerdas.

Potensi besar yang dimiliki sivitas, kata dia, harus dihimpun menjadi daya dorong institusi. Kesatuan langkah dinilai menjadi faktor penentu seberapa jauh dampak yang dapat dihasilkan, baik pada level nasional maupun global.

Ia menegaskan, arah pengembangan ITS diprioritaskan pada penguatan posisi sebagai perguruan tinggi yang tangguh, berdampak, dan mendunia.

Agenda itu ditopang oleh penguatan infrastruktur fisik, sistem teknologi informasi yang terintegrasi, serta tata kelola sumber daya yang profesional.

Fondasi kelembagaan yang kuat, menurutnya, menjadi prasyarat agar setiap kebijakan tidak berhenti pada wacana, melainkan terukur hasilnya.

ITS
Momen usai penandatanganan kontrak kinerja.

Fokus strategis tersebut bermuara pada satu tujuan: melahirkan lulusan unggul yang siap bersaing di tingkat internasional.

Kualitas sumber daya manusia diposisikan sebagai kunci. Tanpa SDM yang adaptif dan kompetitif, ambisi global hanya akan menjadi slogan.

Di sisi lain, Ketua Senat Akademik ITS Prof Adi Soeprijanto menegaskan peran senat sebagai penjaga mutu akademik.

Ia menyebut pengawasan terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, evaluasi kualitas pembelajaran, serta kepatuhan pada regulasi menjadi instrumen utama untuk memastikan arah transformasi tetap berada dalam koridor akademik yang kredibel.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Wali Amanat Prof Priyo Suprobo menyatakan komitmennya menjaga konsistensi kebijakan strategis.

Kewenangan MWA, menurut dia, mencakup penetapan nilai dan norma institusi, penentuan arah jangka panjang, hingga pengangkatan serta evaluasi pimpinan.

Fungsi tersebut menjadi penopang agar setiap keputusan strategis tetap selaras dengan visi besar ITS.

Pertemuan terbuka ini menunjukkan satu pesan yang ingin ditegaskan: transformasi institusi tidak dapat berjalan secara sektoral.

Kepemimpinan partisipatif dan tata kelola kolektif menjadi kata kunci. Di tengah kompetisi global antarperguruan tinggi yang kian ketat, konsolidasi internal justru menjadi titik awal daya saing.

Melalui town hall ini, ITS tidak hanya menyampaikan target, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa arah 2026 adalah tanggung jawab kolektif.

Jika energi sivitas dapat dihimpun dalam satu frekuensi, ambisi menjadi kampus berdampak dan mendunia bukan sekadar retorika, melainkan agenda yang terukur dan realistis.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60