Advertorial

Dengan Anggaran DBHCHT 2025, Disperindag Blitar Gelar Evaluasi dan Susun Rencana Program 2026

20
×

Dengan Anggaran DBHCHT 2025, Disperindag Blitar Gelar Evaluasi dan Susun Rencana Program 2026

Sebarkan artikel ini
Disperindag
Disperindag saat menggelar kegiatan evaluasi pelaksanaan DBHCHT 2025

BERITABANGSA.ID, BLITAR – Dinas Peizinan dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar menggelar acara evaluasi atas realisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 dan penyusunan rencana program 2026.

Kegiatan Disperindag yang digelar pada hari Rabu (19/11/2025) di Hotel Ilhami, Jalan Raya Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar tersebut dihadiri Bagian Perekonomian Setda Blitar dan perwakilan dari Gaperoma untuk memberikan pemaparan dan masukan terkait optimalisasi pemanfaatan DBHCHT di sektor industri hasil tembakau.

Darmadi selaku kepala Disperindag Kabupaten Blitar, menjelaskan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh program yang dibiayai DBHCHT berjalan efektif.

Sebagaimana fokus yang telah direalisasikan, khususnya terkait pelatihan pelintingan rokok yang digelar beberapa tahap bersama sejumlah perusahaan rokok.

“Pelatihan pelintingan rokok menjadi salah satu upaya kami meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para peserta yang terlibat langsung dalam industri hasil tembakau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Darmadi juga mengevaluasi pelatihan penguatan SDM karyawan dari pabrik rokok yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sehingga mampu mendorong produktivitas perusahaan.

“Biar bagaimanapun, pelatihan SDM yang unggul, kompeten, dan produktif itu kontribusinya akan sangat besar dan penting bagi perusahaan atau pabrik rokok,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan rencana Disperindag terkait kegiatan DBHCHT pada tahun anggaran 2026, bahwasanya Disperindag akan melanjutkan program-program yang dinilai efektif pada tahun sebelumnya,

“Untuk rencana pengalokasian DBHCHT tahun deoan, kami akan tetap melanjutkan progran yang telah terealisasi pada tahun 2025,” terangnya.

Terkait program yang sebelumnya akan tetap dilakukan pada tahun anggaran selanjutnya, dia menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap menjadikan pelatihan penguatan SDM pabrik rokok serta pelatihan pelintingan rokok sebagai agenda prioritas.

“Melalui pelatihan penguatan SDM, kami berharap karyawan pabrik rokok dapat meningkatkan keterampilan dan kinerjanya, sedangkan pelatihan pelintingan rokok kami dorong agar peserta mampu menguasai teknik pelintingan secara profesional,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60