Terkini

Anggota DPD Lia Istifhama Puji Terobosan Ekologis Pelajar SMP Khadijah Surabaya

8
×

Anggota DPD Lia Istifhama Puji Terobosan Ekologis Pelajar SMP Khadijah Surabaya

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Perubahan pola pikir generasi muda terhadap isu lingkungan terlihat jelas dalam gelaran 4C’S On The Stage 2025 SMP Khadijah Surabaya, Rabu (19/11/2025).

Gelaran tahunan ini tidak sekadar memamerkan kreativitas siswa, tetapi menjadi ruang pembuktian bahwa literasi ekologis di kalangan Gen Z berkembang pesat.

Salah satu tokoh yang menyaksikan memberi apresiasi lembaga ini adalah anggota DPD RI, Lia Istifhama alias Ning Lia.

Kehadiran Ning Lia– politisi, aktivis sosial, advokat, penulis, akademisi, dan musisi–ini menjadi sorotan tersendiri.

Ia menilai karya para pelajar menunjukkan kemampuan berpikir yang matang serta kepekaan terhadap perubahan iklim.

Menurutnya, kreativitas pelajar hari ini tidak lagi berhenti pada estetika, tetapi bergerak ke arah inovasi yang memberi manfaat sosial maupun ekologis.

Ning Lia mengungkapkan pendekatan kreatif generasi muda terhadap isu lingkungan penting untuk terus ditumbuhkan.

Ia mengatakan, “Karya-karya anak-anak SMP Khadijah ini menunjukkan bagaimana mereka ikut serta menanggapi perubahan iklim secara positif. Misalnya ketika bicara limbah plastik, mereka bisa mengubahnya menjadi barang baru yang bermanfaat.”

Beragam karya dipamerkan dalam ajang tersebut. Siswa memanfaatkan ampas kopi dan kulit pisang menjadi sabun ramah lingkungan, menunjukkan bahwa limbah organik dapat diberdayakan menjadi produk yang bernilai.

Di sisi lain, limbah plastik diolah menjadi gantungan kunci yang menarik dan memiliki nilai fungsional.

Kreativitas siswa tidak berhenti pada ranah kerajinan. Pada bidang teknologi, para pelajar merancang alat pendeteksi sampah berbasis mikrokontroler ESP32. Inovasi tersebut mampu mengenali jenis sampah mulai dari organik, kertas, plastik, hingga logam.

Lia istifhama
Dr. Lia Istifhama, Senator DPD RI, saat wawancara. (Foto: Mwd, Beritabangsa.id)

Menurut Ning Lia, kemampuan tersebut mencerminkan bahwa generasi muda semakin fasih mengintegrasikan teknologi dengan kepedulian lingkungan.

“Semua karya ini sangat membanggakan. Kita bisa melihat bagaimana mereka mengolah apa pun menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bermaslahat,” tuturnya saat dikonfirmasi Beritabangsa.id.

Tidak hanya memberi apresiasi, Ning Lia juga menyampaikan pentingnya menata potensi kreatif generasi muda di tengah perkembangan digital.

Ia menilai Gen Z memiliki peluang besar melahirkan inovasi karena mereka tumbuh di era yang secara langsung mempertemukan kreativitas dan teknologi.

“Anak-anak muda hari ini harus mengoptimalkan waktu dengan hal-hal produktif. Pelajar SMP Khadijah sudah menunjukkan bahwa mereka mampu berinovasi, apalagi dengan dukungan teknologi digital. Banyak hal dari media sosial yang bisa mereka adaptasi, lalu diterjemahkan ke karya nyata,” paparnya.

Sebagai figur publik, Lia Istifhama dikenal konsisten mendorong pemberdayaan anak muda. Ia aktif mengembangkan berbagai program literasi digital, kreativitas sosial, dan pendidikan karakter bagi pelajar maupun mahasiswa. Kiprahnya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh penguatan kapasitas dan pembentukan etos berkarya.

Ning Lia kerap hadir dalam kegiatan edukatif, diskusi kepemudaan, hingga forum inovasi untuk memastikan bahwa generasi muda memahami pentingnya berpikir kritis, kreatif, dan peduli lingkungan.

Pendekatan yang ia lakukan bersifat inklusif; mendorong anak muda tidak hanya pandai secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.

Keterlibatannya di berbagai ranah–mulai dari advokasi kebijakan, kerja sosial, sampai pengembangan komunitas–membuatnya menjadi tokoh yang dekat dengan dunia anak muda.

Apresiasinya di ajang 4C’S On The Stage 2025 menjadi kelanjutan dari komitmennya memperluas ruang tumbuh bagi kreativitas generasi pelajar.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60