BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengingatkan ratusan pemuda Jombang agar tidak terjebak dalam kemudahan teknologi dan artificial intelligence (AI). Menurutnya, di tengah derasnya arus digital, kemampuan literasi tetap menjadi fondasi penting bagi generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Wiwin saat menggelar serap aspirasi bersama para pemuda di Jombang, Rabu (19/11/2025) malam. Acara itu diikuti ratusan peserta.
“Saya tidak ingin generasi muda ke depan miskin literasi. Dari literasi, pengetahuan itu berkembang. Jangan sampai kita terlalu nafsu menggunakan AI sebagai pegangan utama,” kata Wiwin.
Wiwin yang juga merupakan kader PDI Perjuangan, menegaskan bahwa AI bukanlah sumber pengetahuan yang bisa dijadikan acuan penuh. Ia menilai, penggunaan AI tanpa kontrol justru bisa menjerumuskan.
“AI itu cukup dijadikan perbandingan atau tambahan bantuan. Untuk data dan pengetahuan, carilah dari sumber yang valid. Perkaya literasi, baca buku, gali referensi langsung,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini adalah calon pemimpin bangsa. Karena itu, menurutnya, semangat belajar dan kemampuan berpikir kritis harus terus ditingkatkan.
Dalam kesempatan itu, Wiwin juga menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang bagi aktivis dan pemuda Jombang agar dapat berkegiatan, berdiskusi, hingga mengembangkan kreativitas.
“Pemerintah tentu akan hadir. Saya pribadi akan membantu memfasilitasi ruang dan waktu bagi pemuda Jombang. Tapi semangat belajar itu harus datang dari dalam diri sendiri,” ujarnya.
Menurut Wiwin, kualitas generasi muda akan sangat ditentukan oleh pola pikir, kecerdasan, dan kemauan mereka dalam mengejar ilmu.
“Carilah ilmu setinggi-tingginya dan ambil pelajaran dari setiap pengalaman. Insyaallah kalau kita tidak lelah berbuat baik dan terus berjuang, kita akan menemukan jalan dan tempat yang selama ini kita impikan,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















