Politik

Salurkan Beasiswa PIP di Jombang, Sadarestuwati: Pendidikan Gratis 12 Tahun Masih Jadi Perjuangan

20
×

Salurkan Beasiswa PIP di Jombang, Sadarestuwati: Pendidikan Gratis 12 Tahun Masih Jadi Perjuangan

Sebarkan artikel ini
Sadarestuwati
Suasana Mbak Estu ketika foto bersama warga. Foto: Faiz Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menegaskan perjuangan mewujudkan pendidikan gratis hingga 12 tahun masih diperjuangkan. Hal itu ia sampaikan saat menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada wali murid penerima bantuan di Balai Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Jombang, Jumat (10/10/2025) siang.

“Program beasiswa PIP ini belum bisa menyentuh semua anak. Karena itu, kami di DPR masih memperjuangkan agar pendidikan gratis bisa berlaku untuk semua, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Estu itu di hadapan para penerima bantuan.

Politikus asal Jombang itu menuturkan, penyaluran beasiswa PIP di daerah pemilihannya sudah dilakukan sejak bulan lalu. Ribuan pelajar di Jombang dan sekitarnya disebut telah menerima bantuan tersebut.

“Kita sedang mengejar peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jangan sampai anak-anak bangsa tertinggal di tengah persaingan global,” jelas Sadarestuwati yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Pertanian dan Pangan PDI Perjuangan.

Ia merinci, penerima PIP untuk jenjang SD mendapat Rp400 ribu per tahun, SMP Rp750 ribu, dan SMA Rp1,8 juta. Sadarestuwati memastikan seluruh bantuan diterima utuh tanpa potongan sepeser pun.

“Saya pastikan tidak ada potongan. Ini hak anak-anak kita. Saya hanya berharap, bantuan ini dibalas dengan prestasi dan semangat belajar,” tegas legislator kelahiran Bareng, Jombang itu.

Usai memberikan sambutan, Mbak Estu menyerahkan sertifikat penerima PIP secara simbolis. Momen itu disambut haru para orang tua murid, termasuk Masrukhan (45), sopir angkot asal Ngoro.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Saya kenal Bu Estu sejak lama, beliau memang peduli rakyat kecil. Ekonomi sedang susah, jadi bantuan ini sangat berarti,” ujar Masrukhan dengan mata berkaca-kaca.

Setelah acara selesai, Sadarestuwati tak langsung meninggalkan lokasi. Ia masih menyapa dan menyalami warga satu per satu. Potret sederhana itu menutup acara dengan kesan kuat, bak wakil rakyat yang turun langsung ke akar rumput dan membawa pesan bahwa perjuangan pendidikan gratis untuk semua belum selesai.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60