BERITABANGSA.ID, MALAMG – Doktor Budiar, resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang definitif. Usai dilantik, dia menegaskan komitmennya bertekad menyukseskan semua program pembangunan yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang hingga 2029.
Budiar menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, untuk memastikan informasi pembangunan sampai ke masyarakat secara luas.
“Kami juga akan merangkul media agar informasi bisa tersampaikan secara luas kepada masyarakat. Sebagai mantan Kepala Bagian Humas, saya memahami pentingnya komunikasi publik,” ujar Budiar usai dilantik Bupati Malang HM Sanusi Jum’at (25/9/2025).
Budiar, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, mengungkapkan prioritas utamanya adalah mendukung Bupati Malang dalam menuntaskan dua isu krusial yakni penurunan angka kemiskinan dan stunting.
Untuk mencapai target ini, ia akan segera mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya, dan Dinas Ketahanan Pangan, untuk melakukan evaluasi mendalam berdasarkan data yang valid dan riil.
Ia optimis dapat mengawal program ini untuk menurunkan angka kemiskinan dari 8% menjadi 5% seperti yang telah ditetapkan.
“Terkait target penurunan kemiskinan dan stunting, nantinya OPD teknis akan saya kumpulkan dan saya cek satu per satu dengan data yang valid dan riil,” tegasnya.
Selain fokus pada program internal, Budiar juga menegaskan dukungannya terhadap program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Salah satu contohnya adalah program Trans Jatim, yang saat ini telah menghubungkan Surabaya, Malang, dan Batu.
Budiar berencana menyiapkan feeder atau jalur penghubung tambahan, seperti rute dari Kepanjen ke Kota Malang, untuk memperluas jangkauan transportasi publik bagi masyarakat Kabupaten Malang.
Di samping itu, ia juga mendukung penuh pembangunan infrastruktur lain seperti jalan tol dan penataan alun-alun di wilayah tersebut.
“Untuk Trans Jatim sendiri, saat ini sudah ada jalur yang menghubungkan Surabaya–Malang–Batu. Ke depan, kami akan menyiapkan feeder, misalnya dari Kepanjen ke Kota Malang,” tutupnya.
Ia percaya bahwa melalui kolaborasi dan pembangunan infrastruktur yang merata, Kabupaten Malang dapat mencapai kemajuan yang signifikan.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















