BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Festival Grebek Tahu di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, kembali jadi magnet ribuan pengunjung. Tradisi tahunan ini menyajikan 39 gunungan tahu dari ratusan perajin, yang langsung diserbu warga begitu acara dibuka.
Seperti biasa, acara dimulai dengan arak-arakan 38 gunungan tahu dan hasil bumi dari Kantor Desa Sumbermulyo menuju Lapangan Dusun Semanding, Jumat (19/9/2025) siang. Sesampainya di lokasi, gunungan itu disatukan dengan 1 gunungan utama setinggi 5 meter yang berisi aneka tahu, mulai tahu putih, tahu pong, tahu susu, hingga tahu goreng siap makan.
Puncak keseruan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Warga di luar pagar barikade bersorak ketika panitia mulai melempar tahu dari gunungan. Tak berhenti di situ, mereka makin antusias saat barikade dibuka dan gunungan utama bisa diserbu. Saling dorong dan berebut jadi pemandangan yang lumrah.
“Seru sekali tadi berebut tahu. Dapat tahu putih, tahu goreng lumayan banyak. Alhamdulillah nanti dimasak dan dibagikan ke tetangga,” ujar Uswatun Hasanah (40), warga Sumbermulyo, yang ikut berebut bersama putrinya.
Hal serupa dirasakan Dwi Sri Lestari (38), warga Dusun Semanding. Ia pulang membawa satu kantong kresek penuh tahu dan sayuran. “Acara meriah sekali. Sudah 4 tahun saya ikut grebek tahu,” ungkapnya.
Koordinator acara, Sofyan, menjelaskan Festival Grebek Tahu digelar Jam’iyyah Mahabbatur Rosul (JMR) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap gunungan dibuat perajin tahu, baik secara individu maupun patungan.
“Ini sodaqoh tahunan. Ada 39 gunungan tahu hasil produksi perajin Desa Sumbermulyo. Tujuannya untuk memakmurkan rakyat,” kata Sofyan.
Selain rebutan tahu, festival ini juga diisi kegiatan sosial. Tahun ini ada santunan dan khitanan massal bagi 205 anak.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















