BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Suasana haru menyelimuti halaman SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang saat peringatan Maulid Nabi Muhammad, Sabtu (13/9/2025). Acara tahun ini mengangkat tema “Rasulullah sebagai Pemimpin Teladan untuk Generasi Muda TELADAN (Terampil, Literasi, Agamis, Dinamis, Aktif, dan Nasionalis).”
Bukan sekadar perayaan, kegiatan ini benar-benar menjadi ruang belajar tentang akhlak mulia. Saat pemateri dari Saku Yatim Lumajang, Macho, menyampaikan pesan-pesan inspiratif tentang makna kesuksesan, banyak siswa tak kuasa menahan tangis.
“Sukses itu sederhana, selama tidak menyakiti ayah bunda dan guru. Berbakti kepada orang tua serta taat kepada gurunya, maka insyaAllah hidup akan penuh berkah,” tutur Macho.
Tangisan polos para siswa seakan menjadi bukti bahwa pesan itu masuk ke hati, menancap sebagai pengingat betapa berharganya restu orang tua dan guru dalam perjalanan hidup mereka.
Plt Kepala Sekolah SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Rara Widuri, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum pendidikan karakter.
“Kegiatan ini mengambil pelajaran dari sosok manusia paling mulia yang pernah ada di muka bumi, Rasulullah Muhammad SAW. Beliau teladan terbaik dalam segala hal: jujur, cerdas, gigih, dan penuh kasih sayang, bahkan kepada anak-anak,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, kepedulian, serta kecintaan terhadap ilmu adalah warisan Rasulullah yang harus ditanamkan sejak dini.
“Inilah nilai yang harus kita jadikan pegangan. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mulia dalam akhlak, jujur dalam perkataan, dan peduli terhadap sesama,” tambah Rara.
Rangkaian acara berjalan hangat dengan lantunan shalawat, tausiyah, serta partisipasi penuh dari siswa, guru, komite sekolah, dan orang tua. Tak sedikit yang meneteskan air mata haru, menyadari betapa besar kasih sayang Nabi Muhammad SAW yang patut dijadikan teladan sepanjang masa.
Di akhir acara, Rara Widuri menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi.
“Mari kita ikuti kegiatan ini dengan hati yang lapang, ambil hikmahnya, dan semoga tema TELADAN benar-benar hidup dalam diri kita semua,” pungkasnya.
Bagi siswa SDN Citrodiwangsan 02, Maulid Nabi tahun ini bukan sekadar peringatan, melainkan pengalaman berharga yang akan mereka kenang: belajar mencintai Rasulullah, menyayangi orang tua, dan menghormati guru.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















