BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Rangkaian Milad ke-12 Pasmanbaya memasuki hari kedua dengan menggelar kegiatan donor darah pada Sabtu (30/8/2025), di Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Surabaya, Jalan Embong Ploso.
Penasehat Pasmanbaya 1-9, Agus Ario Tejo, menilai kegiatan donor darah ini merupakan langkah positif yang patut didukung seluruh anggota.
Selain bernilai sosial, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi untuk memperkuat rasa kebersamaan di antara sesama anggota.
Hal senada disampaikan Sophia Alie, alumni SMA 6 Surabaya angkatan 1981 yang juga menjadi PIC Donor Darah Pasmanbaya.
Ia menekankan, meski hanya berupa setetes darah, kontribusi anggota diharapkan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Lebih dari 50 persen anggota yang sudah mendaftar berasal dari dalam maupun luar kota. Kami berharap ke depan semakin banyak anggota yang terlibat, agar solidaritas, persaudaraan, dan keguyuban antaranggota semakin kuat,” ujarnya.
Ketua Panitia Milad, Prof. Deni Yuherawan, menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan kali pertama digelar Pasmanbaya.

Antusiasme anggota yang cukup tinggi membuat pihaknya berencana menjadikan kegiatan donor darah sebagai agenda tahunan, baik dalam rangkaian milad maupun kegiatan sosial lainnya.
“Tagline Pasmanbaya adalah Guyub, Rukun, Mandiri, Luar Biasa. Kegiatan donor darah ini sejalan dengan visi dan misi kami yang mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” jelas Prof. Deni.
Selain menyinggung pentingnya kepedulian sosial, Prof. Deni juga menyampaikan pandangannya mengenai dunia pendidikan.
Menurutnya, kesuksesan tidak cukup hanya ditopang kecerdasan intelektual. Ia mengungkapkan, kontribusi kecerdasan intelektual hanya sekitar 20 hingga 25 persen dalam membentuk pribadi sukses. Sisanya, 75 hingga 80 persen ditentukan oleh kecerdasan emosional dan spiritual.
“Selama ini pendidikan kita lebih fokus pada kecerdasan intelektual, padahal yang 80 persen justru sering terabaikan. Jika mindset ini tidak diubah, sulit berharap lahir generasi yang benar-benar sukses,” tegasnya.
Ia mendorong generasi muda untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan soft skill, yaitu kecerdasan emosional dan spiritual.
Dengan keseimbangan tersebut, generasi penerus bangsa diyakini mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas.
Dengan terselenggaranya kegiatan donor darah ini, Milad ke-12 Pasmanbaya tidak hanya menjadi perayaan internal, tetapi juga bukti nyata kepedulian sosial sekaligus wadah penguatan solidaritas antaranggota.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















