Daerah

Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Progam GAYATRI di Beberapa Kecamatan

26
×

Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Progam GAYATRI di Beberapa Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Gayatri
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah (tengah kerudung kuning) bersama masyarakat penerima manfaat saat pemberian pelatihan progam GAYATRI. Foto:Istimewa

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar pelatihan program gerakan ayam petelur mandiri (GAYATRI) bagi pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pendamping penerima manfaat di Pendapa Desa Kanor, Kecamatan Kanor, pada 25-27 Agusrus 2025.

Pelatihan dilaksanakan menjadi dua gelombang di wilayah Kecamatan Kanor dan Dander. Dengan total peserta pada gelombang pertama sebanyak 58 orang, yakni terdiri dari 25 Direktur BUMDes se-Kecamatan Kano.

Sementara itu, 33 pendamping Gayatri dari Kecamatan Sugihwaras, Kepohbaru, Baureno, Sumberejo, dan Trucuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pengelola BUMDes agar mampu mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur ini.

Ada beberapa tujuan dari penyelenggaraan pelatihan ini yaitu, memberikan informasi mengenai arah dan kebijakan pemberdayaan BUMDes di Bojonegoro, khususnya bidang usaha ketahanan pangan.

Juga mendorong penguatan kapasitas kelembagaan BUMDes dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ayam petelur Gayatri. Selain itu, menumbuhkan kesadaran dan komitmen pengelola BUMDes terhadap peran strategis mereka dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus penanganan kemiskinan.

Menyiapkan ekosistem desa yang mampu menyerap hasil produksi telur secara berkelanjutan melalui skema bisnis lokal.

Terlebih lagi memiliki tujuan khusus untuk peningkatan pengetahuan teknis dan manajerial terkait usaha ayam petelur, mendorong BUMDes menjadi mitra pembeli sekaligus penyedia pakan dan pendamping usaha bagi keluarga penerima manfaat, membangun jejaring usaha BUMDes dalam pemasaran telur, hingga melahirkan model bisnis lokal yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi yaitu kebijakan pemberdayaan BUMDes di Bojonegoro dalam bidang ketahanan pangan, analisis ekonomi usaha ayam petelur, pembimbingan bibit ayam petelur berkualitas, manajemen kandang dan lingkungan, pembuatan serta teknik pemberian pakan optimal, strategi peningkatan produktivitas telur dan manajemen kesehatan, sanitasi, dan pengendalian penyakit.

Persiapan standar keamanan pangan dalam produksi telur dan Pengolahan dan pemasaran produk berbahan telur.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya kualitas pakan bagi ayam petelur.

Menurutnya, pemberian pakan tidak bisa dilakukan sembarangan karena sangat menentukan produktivitas dan kualitas hasil.

“BUMDes harus mampu memberikan pendampingan dan informasi yang tepat kepada keluarga penerima manfaat, termasuk bagaimana mengelola pakan secara benar. Semua ini adalah bagian dari ikhtiar Pemkab Bojonegoro untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wabup, Senin (25/08/2025).

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan BUMDes di Bojonegoro semakin siap berperan aktif sebagai motor penggerak ekonomi desa, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Gayatri.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60