Pendidikan

Fenomena Work From Cafe Kian Diminati Gen Z, Ini Kata Guru Besar UNAIR

1
×

Fenomena Work From Cafe Kian Diminati Gen Z, Ini Kata Guru Besar UNAIR

Sebarkan artikel ini
Unair

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Kebiasaan bekerja dari kedai kopi atau Work From Cafe (WFC) kian diminati masyarakat modern, terutama generasi Z. Suasana jadi alternatif ruang kerja yang menawarkan perpaduan akses internet, dan kemudahan mendapat makanan dan minuman.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR), Gancar C Premananto, menilai WFC memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan bekerja di co-working space.

Salah satunya adalah ketersediaan layanan makanan dan minuman yang umumnya tidak menjadi bagian dari fasilitas ruang kerja bersama tersebut.

Menurut Gancar, WFC menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan suasana kerja berbeda dari rutinitas sehari-hari.

“WFC merupakan sebuah pilihan tempat kerja bagi mereka yang membutuhkan tempat kerja yang keluar dari rutinitas,” ungkapnya.

Fenomena tersebut juga tidak terlepas dari persoalan efisiensi fasilitas ruang kerja. Co-working space yang dikelola pemerintah maupun kampus umumnya memiliki akses terbatas karena diperuntukkan bagi

anggota atau kelompok tertentu. Bahkan, sejumlah fasilitas mengharuskan pengguna membayar biaya tertentu atau memiliki kartu keanggotaan.

Namun, sistem tersebut belum selalu diimbangi dengan kualitas fasilitas dan perawatan yang memadai. Keterbatasan ruang privat, minimnya fasilitas pendukung, tidak tersedianya layanan konsumsi, hingga buruknya pemeliharaan menjadi sejumlah persoalan yang membuat beberapa co-working space milik pemerintah kurang diminati.

“Adanya keterbatasan fasilitas, minimnya ruang privat, tanpa layanan konsumsi, dan perawatan yang buruk membuat beberapa co-working space milik pemerintah sepi pengunjung,” jelas dosen senior Departemen Manajemen FEB UNAIR tersebut.

Sebaliknya, kedai kopi menawarkan suasana kerja yang lebih dinamis. Selain menyediakan tempat yang nyaman, coffee shop umumnya dilengkapi akses internet serta pilihan makanan dan minuman.

Kombinasi fasilitas tersebut membuat pengunjung dapat bekerja sekaligus memenuhi kebutuhan konsumsi dalam satu lokasi.

Dari sisi finansial, Gancar menilai WFC dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dibandingkan menyewa ruang kerja khusus.

Pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya sewa ruangan sebagaimana ketika menggunakan sejumlah fasilitas co-working space.

Ia juga berpandangan bahwa pengeluaran untuk makanan dan minuman selama berada di kedai kopi tidak serta-merta menjadi beban konsumsi tambahan.

Pengeluaran tersebut merupakan pilihan pengunjung yang didorong pertimbangan kepraktisan dan kebutuhan mencari variasi suasana atau variety seeking.

“WFC jauh lebih efisien dan praktis dibanding menyewa working space. Gen Z bisa sekalian makan siang dan meeting di satu tempat tanpa beban konsumsi tambahan, sekalipun harganya relatif lebih mahal,” imbuhnya.

Di tengah kondisi ekonomi saat ini, WFC turut berkembang sebagai alternatif ruang ketiga bagi masyarakat yang membutuhkan tempat untuk bekerja sekaligus bersosialisasi.

Kedai kopi tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga menjadi ruang hybrid yang mengakomodasi kebutuhan produktivitas dan interaksi sosial.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, aktivitas WFC tetap membutuhkan pengelolaan anggaran yang bijak. Beragam fasilitas dan kenyamanan yang ditawarkan kedai kopi perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing pengunjung agar kebiasaan tersebut tidak mengganggu alokasi pengeluaran lainnya.

Gancar melihat generasi Z memiliki kecenderungan mengalokasikan anggaran khusus untuk aktivitas di kedai kopi.

Bagi kelompok generasi ini, coffee shop menjadi ruang alternatif untuk mengatasi kejenuhan terhadap suasana kantor sekaligus memenuhi kebutuhan bekerja dan bersosialisasi.

“Berbeda dari generasi sebelumnya, Gen Z biasanya mengalokasikan anggaran khusus kedai kopi. Bagi mereka, coffee shop adalah ruang hybrid ramah kantong yang berfungsi memecah kejenuhan kantor sekaligus mewadahi kebutuhan bekerja dan bersosialisasi,” pungkasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60