Terkini

Fasilitasi Legalitas Melaut, Dinas Kelautan Serahkan Puluhan E-BKP ke Nelayan Pasuruan

1
×

Fasilitasi Legalitas Melaut, Dinas Kelautan Serahkan Puluhan E-BKP ke Nelayan Pasuruan

Sebarkan artikel ini
Dinas kelautan

BERITABANGSA.ID, PASURUAN – Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang sukses menggelar agenda Pendampingan Pengurusan Dokumen Usaha Perikanan Tangkap di wilayah kerja mereka, bertempat di Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IPPP) Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan edukatif yang berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026 tersebut bertujuan untuk penguatan tertib administrasi sekaligus jaminan hukum bagi masyarakat pesisir

Tercatat sebanyak 30 nelayan hadir sebagai peserta aktif. Mereka merupakan perwakilan dari 4 wilayah pesisir strategis di Kabupaten Pasuruan, meliputi Wates, Pasir Panjang, Tambakan, dan Desa Jatirejo. Selama agenda berlangsung, para nelayan diberikan asistensi mendalam terkait tata cara kelengkapan administrasi dan persyaratan teknis pengurusan perizinan kapal penangkapan ikan

Tidak sekadar memberikan pembekalan teoritis, otoritas terkait langsung melakukan aksi nyata lewat penyerahan secara simbolis 64 dokumen Buku Kapal Perikanan Elektronik (E-BKP) kepada para nelayan yang proses administrasinya telah dinyatakan rampung secara tertib.

Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang, Muh Ichsan Budianto, menegaskan bahwa kepemilikan dokumen kelautan ini menjadi prioritas utama untuk melindungi keselamatan hukum para nelayan saat bekerja di laut lepas

“Kami berkomitmen penuh mempermudah akses nelayan dalam memperoleh legalitas dokumen kepemilikan kapal untuk mendukung kegiatan operasional. Melalui kepemilikan E-BKP ini, para nelayan tidak hanya memenuhi standarisasi regulasi, melainkan juga memperoleh rasa aman, tenang, dan kepastian perlindungan hukum penuh selama melaut mencari nafkah,” ujar M Ichsan Budianto di sela-sela penyerahan dokumen.

Dokumen E-BKP merupakan identitas resmi digital yang menjadi bukti orisinalitas serta legalitas mutlak operasi armada perikanan. Adanya dokumen yang lengkap membuat nelayan terhindar dari kendala operasional ataupun pemeriksaan di wilayah perairan nasional.

Apresiasi positif pun datang dari masyarakat pesisir setempat. Samsul (42), salah seorang nelayan asal Desa Jatirejo yang menerima dokumen hari itu, mengaku sangat terbantu atas program jemput bola ini

“Pendampingan langsung seperti ini sangat kami butuhkan. Proses pengurusan dokumen kapal yang tadinya kami bayangkan rumit dan berbelit, ternyata bisa berjalan cepat dan transparan berkat arahan langsung dari petugas dinas di lapangan,” pungkas Samsul dengan penuh syukur.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60