Berita Utama

Nilai Penyiraman PEPC Tak Efektif, Warga Bandungrejo Desak Jalan Proyek JTB Diaspal

8
×

Nilai Penyiraman PEPC Tak Efektif, Warga Bandungrejo Desak Jalan Proyek JTB Diaspal

Sebarkan artikel ini
PEPC
Jalan proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) milik Pertamina EP Cepu (PEPC).

BERITABANGSA.ID, B0JONEGORO – Viral beredar video keluhan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, mengeluhkan kondisi jalan yang digunakan untuk aktivitas proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) milik Pertamina EP Cepu (PEPC).

Dalam video tersebut memperlihatkan kondisi jalan dan dampak debu yang dirasakan oleh warga.

Salah satu warga dalam video itu, mengaku merasakan dampak debu jalan proyek, terutama saat musim kemarau seperti saat ini. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar jalur tersebut.

“Setiap hari kami menghirup debu jalan proyek. Kami juga ingin hidup sehat. Di sini banyak anak kecil, banyak lansia,” ucap salah satu warga dalam video.

Dalam caption unggahan itu warga juga menyampaikan bahwa pihak PEPC sebenarnya telah melakukan penyiraman jalan. Namun, menurut warga, penyiraman dinilai belum cukup untuk mengatasi persoalan debu.

Warga menyebut hanya ada satu tangki air untuk satu hari penyiraman. Sementara ketika musim kemarau, kondisi jalan disebut kembali kering dan berdebu sekitar dua jam setelah dilakukan penyiraman.

“Dari pihak PEPC memang sudah melakukan penyiraman, itu pun hanya dikasih satu tangki untuk satu hari. Kalau musim kemarau seperti ini, setelah disiram dua jam kemudian jalan sudah kering,” ungkap warga.

Atas kondisi tersebut, warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun pihak pengelola proyek. Mereka meminta agar penanganan debu tidak hanya dilakukan melalui penyiraman, tetapi juga dicari solusi jangka panjang.

Salah satu permintaan warga adalah pengaspalan jalan, sehingga persoalan debu yang muncul setiap musim kemarau dapat diminimalkan.

Keluhan warga tersebut sekaligus menjadi perhatian terhadap efektivitas pengendalian debu di jalur yang digunakan untuk aktivitas proyek.

Hingga berita ini tayang, Humas PEPC Widodo Hadijatmiko melalui sambungan WhatsApp mengatakan akan akan segera berkoordinasi terlebih dahulu.

“Mohon tunggu untuk kami koordinasikan ke internal dulu,” tuturnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60