Pendidikan

Tim Nogogeni ITS Luncurkan 2 Mobil Hemat Energi Baru, Bidik Juara KMHE 2026

1
×

Tim Nogogeni ITS Luncurkan 2 Mobil Hemat Energi Baru, Bidik Juara KMHE 2026

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Tim riset kendaraan hemat energi Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX.

Dua mobil hemat energi tersebut dipersiapkan untuk berlaga dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 di Universitas Jember dengan target mempertahankan gelar juara.

Pengembangan kedua kendaraan terbaru itu berfokus pada optimalisasi sistem propulsi dan pengurangan bobot kendaraan. Perpaduan efisiensi pada sejumlah komponen tersebut diyakini mampu menekan penggunaan energi sekaligus meningkatkan performa kendaraan secara keseluruhan.

Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni ST MT PhD mengatakan, dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi ITS di berbagai ajang kompetisi.

Dukungan tersebut tidak hanya diberikan melalui lingkungan akademik, tetapi juga fasilitas, materi, serta dorongan moral.

“Dengan itu, mahasiswa dapat termotivasi untuk terus berkompetisi dan mempertahankan prestasi gemilang dari tahun ke tahun,” ujar dosen Departemen Teknik Kelautan ITS tersebut.

Pria yang akrab disapa Roni itu menyampaikan, mahasiswa yang berhasil meraih prestasi juga akan mendapatkan dukungan pengembangan karier melalui rekomendasi kepada berbagai perusahaan mitra kampus.

Langkah tersebut menjadi bentuk apresiasi ITS agar pengalaman kompetisi dapat memberikan manfaat bagi perjalanan profesional mahasiswa.

Pembina Tim Nogogeni ITS Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD turut mengapresiasi berbagai dukungan yang diberikan selama proses pengembangan kendaraan, termasuk akses sirkuit Gelora Bung Tomo untuk pengujian kendaraan.

Menurut dia, kesempatan melakukan uji coba menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX.

Melalui pengujian tersebut, mahasiswa dapat mengukur performa kendaraan, melakukan modifikasi rasio gigi, serta mengevaluasi aspek teknis sebelum menghadapi kompetisi.

“Jadi mahasiswa dapat mengukur performa kendaraan, modifikasi rasio gigi, serta mengevaluasi aspek teknis sebelum turun berlaga,” ungkap dosen Departemen Teknik Mesin Industri ITS tersebut.

General Manager Tim Nogogeni ITS Hafiz Diandra Pratama optimistis kedua mobil terbaru itu mampu kembali membawa prestasi pada KMHE 2026 yang direncanakan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober mendatang.

Menurut Hafiz, persiapan tim telah dilakukan melalui berbagai rangkaian pengujian dengan peningkatan hasil efisiensi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jadi kami sudah siap juara kembali, setelah sukses melakukan serangkaian uji coba dengan peningkatan hasil efisiensi yang signifikan dari tahun lalu,” kata Hafiz.

Dua mobil yang akan diturunkan dalam kompetisi tersebut memiliki sejumlah pembaruan dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan dilakukan pada konstruksi mesin, sistem penggerak kendaraan, serta pengurangan gesekan pada sejumlah bagian kendaraan.

“Dengan rancangan mesin tersebut bisa membuat losses mobil menjadi lebih sedikit dan efisiensinya meningkat,” ujar Hafiz.

Dalam pengembangannya, Tim Nogogeni ITS membagi fokus pada karakteristik masing-masing kendaraan. Nogogeni XI EVO yang merupakan mobil urban electric dikembangkan dengan fokus pada optimalisasi sistem penggerak dan bobot rangka kendaraan.

Sementara itu, Nogogeni IX sebagai mobil urban ethanol diarahkan pada pengembangan sistem penggerak dan peningkatan efisiensi mesin.

Hafiz mengatakan, evaluasi berkelanjutan terus dilakukan untuk menghadapi tantangan kompetisi tahunan tersebut.

Selain dipersiapkan untuk KMHE 2026, kedua kendaraan terbaru Nogogeni juga diproyeksikan dapat berkompetisi dalam ajang internasional mendatang, salah satunya Shell Eco-marathon (SEM).

Inovasi kendaraan hemat energi Tim Nogogeni ITS juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau serta tujuan ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Perjalanan pengembangan dan keberhasilan Tim Nogogeni ITS juga tidak terlepas dari kemitraan lintas sektor, salah satunya dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya. Kolaborasi tersebut sejalan dengan pencapaian SDGs tujuan ke-17 mengenai “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.”

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60