Menurut Aditya, efektivitas penggunaan anggaran menjadi salah satu tujuan utama penerbitan Perwali nomor 6 tahun 2026. Dengan data yang semakin valid, pemerintah berharap bantuan sosial di sektor kesehatan dapat disalurkan secara lebih adil, efisien, dan sesuai kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak cukup diwujudkan melalui penyediaan fasilitas fisik semata.
Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab memastikan hak dasar masyarakat terhadap layanan kesehatan benar-benar dapat diakses tanpa hambatan.
“Kewajiban kita bersama adalah memastikan akses layanan kesehatan benar-benar bisa dijangkau masyarakat,” tegas Nurochman yang akrab disapa Cak Nur.
Ia menambahkan, keberhasilan program JKN tidak mungkin dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari camat, kepala desa, lurah, perangkat wilayah hingga media massa yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurut Cak Nur, penguatan ekosistem kesehatan merupakan bagian dari visi pembangunan Batu SAE yang menempatkan kualitas hidup masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.
Karena itu, pemerataan akses pelayanan kesehatan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini.
“Pemerintah Kota Batu ingin membangun ekosistem kesehatan yang kuat sebagai bagian dari visi Batu SAE. Karena itu akses pelayanan kesehatan harus semakin merata dan masyarakat juga didorong lebih aktif menjaga kesehatan,” katanya.
Nurochman menegaskan pemerintah daerah akan terus mengawal implementasi Perwali Optimalisasi JKN agar tidak ada warga yang tertinggal memperoleh hak atas pelayanan kesehatan.
Selain memperkuat koordinasi lintas sektor, Pemkot Batu juga berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sehingga manfaat program JKN dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan mutu pelayanan, serta memastikan akses kesehatan dapat dirasakan secara merata seluruh masyarakat,” ujarnya.
















