Terkini

Hingga 26 Mei 2025, 14 Persen Jemaah Haji SUB Sudah Diberangkatkan

4
×

Hingga 26 Mei 2025, 14 Persen Jemaah Haji SUB Sudah Diberangkatkan

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji di Embarkasi Surabaya (SUB) menunjukkan tren positif. Hingga 26 Mei 2025, proses keberangkatan berjalan terkendali dengan capaian yang relatif stabil di fase awal musim haji tahun ini.

Berdasarkan laporan resmi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, total jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan mencapai 6.075 orang. Angka tersebut setara dengan sekitar 14 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1446 H/2025 M.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya dijadwalkan memberangkatkan 43.977 orang, terdiri atas 43.513 jemaah dan 464 petugas. Seluruhnya terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap menuju Tanah Suci.

Data kumulatif hingga 25 Mei 2025 mencatat sebanyak 5.315 jemaah telah diberangkatkan dalam 14 kloter. Sementara pada 26 Mei 2025, terdapat tambahan 760 jemaah dari empat kloter, yakni Kloter 15 dan Kloter 16 yang masing-masing mengangkut 380 orang. Dengan tambahan tersebut, total pemberangkatan mencapai 16 kloter.

Dari sisi demografi, komposisi jemaah menunjukkan dominasi perempuan. Sebanyak 3.154 jemaah perempuan telah diberangkatkan, sementara jemaah laki-laki berjumlah 2.921 orang.

Dalam aspek operasional, masih ditemukan sejumlah kursi kosong atau open seat. Total terdapat lima kursi kosong yang dipicu berbagai faktor, di antaranya dua jemaah yang dirawat di rumah sakit, satu jemaah menunda keberangkatan, serta dua kursi kosong akibat kendala teknis.

Meski demikian, hingga saat ini tidak terdapat laporan jemaah wafat, baik di lingkungan embarkasi maupun selama proses pemberangkatan berlangsung.

PPIH juga mencatat adanya dua jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Keduanya berasal dari Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang, dengan alasan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Saat ini, kedua jemaah tersebut masih berada di embarkasi untuk mendapatkan perawatan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menegaskan bahwa seluruh tahapan operasional berjalan sesuai rencana. Ia menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor yang terjaga dengan baik.

Menurutnya, mulai dari proses kedatangan jemaah di asrama hingga keberangkatan menuju bandara, seluruh layanan terus dioptimalkan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Koordinasi antarinstansi menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas operasional.

PPIH bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan standar pelayanan tetap terpenuhi, termasuk aspek keamanan dan ketepatan waktu.

Penyelenggaraan haji tahun ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan yang lebih profesional dan responsif, seiring meningkatnya kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60