Pendidikan

UTBK SNBT 2026 di UNAIR Dimulai, Ribuan Peserta dari 38 Provinsi Padati Kampus

4
×

UTBK SNBT 2026 di UNAIR Dimulai, Ribuan Peserta dari 38 Provinsi Padati Kampus

Sebarkan artikel ini
Unair

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 resmi dimulai secara serentak di seluruh Indonesia.

Di Universitas Airlangga, pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung selama 10 hari ke depan dengan ribuan peserta dari berbagai daerah.

Pada hari pertama pelaksanaan, Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni (AMA) UNAIR, Mochammad Amin Alamsjah, meninjau langsung kesiapan teknis sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar.

Ia mengungkapkan bahwa tahun ini UNAIR menampung 16.672 peserta UTBK. Angka tersebut setara dengan 94,7 persen dari total kapasitas yang disediakan, yakni 17.600 kursi.

“Peserta berasal dari 38 provinsi dan juga dari klaster luar negeri,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran ujian, UNAIR menyiapkan 22 ruang Computer Based Test (CBT) yang tersebar di 10 gedung di Kampus B dan Kampus C. Di Kampus B, lokasi ujian meliputi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, serta Fakultas Vokasi di Gedung A dan C.

Sementara di Kampus C, ujian berlangsung di Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB), Gedung Nano, Gedung Nani, hingga Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Dari sisi layanan peserta, panitia UTBK UNAIR memberikan perhatian khusus terhadap kenyamanan. Setiap lokasi ujian dilengkapi ruang transit untuk peserta, terutama bagi mereka yang mengikuti sesi pagi.

Selain itu, panitia juga menyediakan teh hangat dan makanan ringan bagi peserta sesi awal. Dukungan tenaga kesehatan dan ambulans turut disiagakan sebagai langkah antisipatif terhadap kondisi darurat selama ujian berlangsung.

“Kami ingin memastikan peserta bisa mengikuti ujian dengan kondisi yang optimal, baik secara fisik maupun mental,” kata Prof Amin.

Namun demikian, pada hari pertama pelaksanaan, panitia mencatat adanya peserta yang tidak hadir tanpa keterangan. Sebanyak 37 peserta tercatat absen pada sesi pembukaan, sementara jumlah peserta yang hadir pada sesi pertama mencapai 843 orang.

Aspek inklusivitas juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan UTBK tahun ini. UNAIR memfasilitasi peserta disabilitas dengan skema ujian khusus.

Pada hari pertama, tercatat 22 peserta disabilitas mengikuti ujian, terdiri dari 18 peserta tuna rungu dan 4 peserta tuna daksa yang dijadwalkan mengikuti sesi siang.

Di sisi lain, integritas pelaksanaan ujian tetap menjadi prioritas utama. Panitia menegaskan komitmen untuk menutup celah kecurangan, termasuk praktik perjokian yang kerap menjadi perhatian dalam seleksi berbasis tes.

“Kami terus meningkatkan sistem pengawasan agar potensi kecurangan bisa ditekan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak hanya fokus pada kesiapan akademik, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik. Pengetahuan terhadap lokasi ujian dan manajemen waktu menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK.

“Persiapan mental dan fisik harus seimbang. Hal sederhana seperti sarapan juga berpengaruh pada performa saat mengerjakan soal,” ujarnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60