Pemerintahan

Sarasehan di Jombang, Wiwin Sumrambah Ajak Warga Perkuat Sinergi Melalui Nilai Silaturahmi

5
×

Sarasehan di Jombang, Wiwin Sumrambah Ajak Warga Perkuat Sinergi Melalui Nilai Silaturahmi

Sebarkan artikel ini
Wiwin
Tampak Wiwin Sumrambah, Anggota DPRD Jatim saat sambutan di acara sarasehan bersama warga Jombang. Foto: Faiz Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Anggota DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengajak masyarakat memperkuat sinergi melalui nilai silaturahmi di tengah perubahan sosial dan tantangan ekonomi saat ini.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sarasehan yang diikuti ratusan warga di Kabupaten Jombang, Sabtu (28/3/2026) sore. Kegiatan ini dikemas dalam sosialisasi bertajuk “Nilai Silaturahmi Sudut Pandang Budaya dan Agama.”

Dalam forum itu, Wiwin menekankan bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki makna strategis dalam memperkuat kebersamaan dan gotong royong di masyarakat.

“Silaturahmi memiliki banyak manfaat, salah satunya memperkuat sinergitas kita bersama. Ini penting untuk menjaga semangat gotong royong sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujar politisi Fraksi PDI-P tersebut.

Wiwin juga menyoroti pentingnya “ngaji kebudayaan” sebagai upaya memahami sekaligus menjaga warisan budaya di tengah kondisi yang dinilai penuh tantangan.

Menurut dia, kondisi bangsa, termasuk sektor perekonomian, saat ini membutuhkan penguatan nilai-nilai dasar masyarakat agar tetap solid menghadapi perubahan.

“Pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga ruang untuk menguatkan nilai kebudayaan. Dalam situasi sekarang, kita perlu kembali pada nilai-nilai dasar masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Wiwin mengingatkan bahwa derasnya arus teknologi dan budaya luar mulai menggeser sejumlah tradisi lokal. Salah satu yang paling terasa adalah memudarnya tradisi silaturahmi, terutama saat momen Idul Fitri.

Ia mencontohkan, penggunaan gawai yang berlebihan hingga perubahan pola interaksi generasi muda yang kini lebih memilih berkumpul di kafe dibanding bersilaturahmi ke rumah keluarga saat Lebaran.

“Tanpa disadari, budaya kita mulai tergerus. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Wiwin menegaskan, pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Dari keluarga, nilai-nilai budaya diwariskan. Mari kita jaga budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman. Untuk memperkuat sinergi dan mencapai harapan bersama, jangan pernah meninggalkan silaturahmi,” pungkasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60