BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Universitas Airlangga melepas 10.000 paket Ramadan Berkah untuk masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur, Kamis, (123/2026). Pelepasan bantuan dilakukan langsung oleh Rektor Unair, Profesor Madyan, di halaman Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C Unair, Surabaya.
Program tersebut merupakan agenda rutin kampus yang telah berjalan lebih dari satu dekade. Tahun ini, distribusi bantuan diperluas hingga menjangkau 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Prof. Madyan mengatakan kegiatan berbagi pada bulan Ramadan menjadi bagian dari komitmen Unair untuk hadir di tengah masyarakat. Ia menyebut jumlah paket yang disalurkan terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Total ada 10.000 paket Ramadan Berkah. Program ini sudah berjalan selama 11 tahun. Awalnya hanya di sekitar Surabaya dengan 1.000 paket, sekarang berkembang menjadi 10.000 paket yang didistribusikan ke 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur,” kata Madyan.
Menurut dia, Unair menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk program tersebut. Kampus berharap jangkauan distribusi dapat terus diperluas pada masa mendatang agar semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat.
Ketua Tim Ramadan Berkah, Eko Supeno, mengatakan proses distribusi melibatkan sejumlah elemen masyarakat. Di antaranya Tim Seger Waras, komunitas Bonek, serta relawan dari masyarakat umum.
Paket bantuan ditujukan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk fakir miskin, anak yatim piatu, serta kaum dhuafa di berbagai daerah di Jawa Timur.
“Terima kasih kepada tim yang telah bersusah payah menyalurkan paket ini kepada masyarakat kurang mampu. Ini bentuk kepedulian Unair kepada masyarakat Jawa Timur,” ujar Eko.
Dalam kegiatan itu, Rektor Unair juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat. Mereka antara lain pengemudi ojek online, perwakilan komunitas Bonek, serta keluarga prasejahtera.
Selain sembako, pimpinan Unair turut memberikan uang saku dan bingkisan kepada anak-anak yatim dari sejumlah panti asuhan yang hadir dalam acara tersebut.
Di hadapan para penerima bantuan, Madyan menyampaikan harapannya agar anak-anak yatim yang hadir dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Saya doakan kelak kalian bisa tercatat sebagai mahasiswa Unair,” katanya sembari melepas distribusi paket ramadan.


















