Peristiwa

Wahana Anak Terendam Banjir, Tamparan Keras bagi Pemkab Lumajang di Tengah Festival Ramadan

25
×

Wahana Anak Terendam Banjir, Tamparan Keras bagi Pemkab Lumajang di Tengah Festival Ramadan

Sebarkan artikel ini
Wahana permainan anak di Festival Tompokersan sepi dan terendam banjir

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Keceriaan anak-anak di area wahana permainan Festival Ramadan Tompokersan (Fesrarom)2026 mendadak berubah suasana jadi memprihatinkan. Pasalnya, kawasan kawasan Embong Kembar tergenang banjir, termasuk merendam wahana permainan anak.

Air mengalir deras ke area wahana setelah hujan mengguyur wilayah ini. Luapan berasal dari selokan di sekitar lokasi yang diduga tersumbat sehingga air tidak dapat mengalir normal.

“Air mengalir ke lokasi tersebut akibat luapan saluran selokan. Jelas selokan itu tersumbat,” ujar Rudi, warga setempat, saat ditemui di lokasi, Senin (2/3/2026).

Ia menilai kondisi itu bukan masalah baru. Menurutnya, genangan kerap terjadi setiap kali hujan deras turun karena saluran air tidak pernah dinormalisasi secara menyeluruh.

“Selokan itu harus disudet tiap 5 meteran, sebab sudah terlalu lama banjir dan membuat warga resah. Kasihan orang mau berusaha malah kena apes banjir,” ujarnya.

Kondisi ini memicu kekecewaan pelaku usaha wahana yang telah menyiapkan permainan untuk meramaikan festival sekaligus mencari penghasilan selama Ramadan. Selain merugikan secara ekonomi, genangan air juga menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan anak-anak bila area tetap dipaksakan beroperasi.

Sementara itu, pihak staf dari DPUTR Lumajang sempat menjelaskan saluran air yang menjadi sumber luapan berada di area bangunan warga sehingga proses penanganan tidak mudah dilakukan oleh dinas.

“Saluran tersebut posisinya berada di bangunan warga, jadi kami kesulitan melakukan normalisasi. Apalagi kalau hujan lebat, airnya mengering sangat lama,” jelasnya waktu.

Peristiwa ini memunculkan sorotan publik terhadap penanganan infrastruktur drainase di sekitar lokasi kegiatan masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan mencari solusi permanen agar banjir tidak terus berulang, terutama di kawasan yang kerap digunakan untuk kegiatan publik dan ekonomi warga.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60